MADINAH, Halo Jember – Pelaksanaan operasional ibadah haji telah berlangsung selama 13 hari sejak kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia tiba di Madinah.
Selama periode ini, lebih dari 1,5 juta kotak makanan telah disalurkan kepada para jemaah.
Berdasar data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag, sebanyak 85.678 jemaah telah diterbangkan ke Madinah dalam 218 kloter.
Dari jumlah tersebut, 58 kloter dengan total 22.748 jemaah telah meninggalkan Madinah dan melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Jemaah yang tergabung dalam gelombang pertama menghabiskan waktu sekitar delapan hingga sembilan hari di Madinah.
Selama di sana, mereka menerima tiga kali makan setiap hari.
Ketika mereka berpindah ke Makkah, layanan makan tetap diberikan dengan frekuensi yang sama.
“Hingga hari ini, total lebih dari 1,5 juta boks katering yang diberikan kepada jemaah haji. Sekitar 1,3 juta boks dibagikan di Madinah dan 200 ribu boks dibagikan di Makkah,” kata Kepala Bidang Katering Sutikno di Madinah, Rabu (14/5/2025).
Dia mengatakan, sajian katering itu bercita rasa khas nusantara.
Ini dikirimkan kepada para jemaah sesuai jadwal makan, sehingga bisa dinikmati bersama.
“Diantarkan ke jemaah sesuai waktu penyajian untuk dinikmati bersama oleh jemaah, termasuk pasangan suami istri, orang tua dan anaknya, serta disabilitas dan lansia bersama para pendampingnya,” sambungnya.
Menu yang disediakan bervariasi setiap harinya untuk sarapan, makan siang, dan makan malam.
Namun dipastikan, menu itu tetap bercita rasa khas nusantara.
Setiap sajian disertai air mineral dan buah-buahan.
Semua menu disajikan dalam kondisi yang masih hangat.
Ini karena proses memasak dan mengantarkan ke jemaah tepat waktu.*
Editor : Sidkin