Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Berhenti Makan Mie Instan Jadi Rahasia Kulit Glowing , Sekedar Mitos atau Fakta ?

Halo Jember • Senin, 19 Mei 2025 | 21:01 WIB

Gambar ilustrasi mie instan (www.honestdocs.id)
Gambar ilustrasi mie instan (www.honestdocs.id)

HALO JEMBER - Apa jadinya kalau kita berhenti makan mie instan ? Sebagian orang mengaku mengalami perubahan positif pada kulit mereka lebih halus, bebas jerawat, bahkan tampak lebih cerah.

Tapi benarkah ini fakta medis atau hanya mitos yang kebetulan viral?

Salah satu pengguna platform X (dulu Twitter) dengan akun @apoe mengungkap pengalamannya setelah berhenti mengkonsumsi mie instan selama lebih dari sebulan. 

Ia menulis, “Asli guyss aku udah stop makan mie instan sebulan lebih dan kulit aku jadi nggak gampang jerawatan lagi, ga tau kalo ternyata ngaruh.”

Pengakuan serupa juga muncul dari pengguna lain, yang mengatakan bahwa sejak berhenti makan mie instan selama dua bulan, kulitnya tetap bersih bahkan saat menstruasi, periode yang biasanya memicu munculnya jerawat. “Sudah dua bulan nggak makan mie, jerawat bener-bener hilang, bahkan saat haid pun nggak muncul,” tulisnya.

Beberapa pengguna lain turut merespons dengan cerita senada, mengakui bahwa meskipun sulit meninggalkan makanan favorit seperti mie dan roti, mereka merasakan manfaat setelah menguranginya secara perlahan. 

Hal ini memicu diskusi tentang kemungkinan hubungan antara konsumsi mie instan dan kondisi kulit wajah.

Klarifikasi Medis: Bukan Sumber Jerawat Langsung, Tapi...

Menanggapi fenomena ini, dr. Ruri Diah Pamela, SpKK, menjelaskan bahwa mie instan bukanlah penyebab langsung jerawat. 

Namun, ia mengingatkan bahwa kandungan di dalamnya seperti karbohidrat olahan, lemak trans, dan garam tinggi bisa berdampak negatif terhadap kulit jika dikonsumsi secara berlebihan.

Mie instan juga tergolong makanan dengan indeks glikemik tinggi, yang dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh. Baca Juga: Jerawat Bisa Hilang dengan Bekam, Waktu Terbaik Setelah Bulan Purnama

Lonjakan insulin ini merangsang kelenjar sebaceous (penghasil minyak) dan memperburuk peradangan kulit, dua kondisi yang dikenal sebagai pemicu utama jerawat.

Selain itu, kandungan garam yang tinggi bisa menyebabkan retensi cairan, membuat wajah tampak lebih bengkak atau kusam. 

Maka, saat konsumsi garam dikurangi, wajah pun bisa terlihat lebih segar dan cerah.

Kulit Glowing Butuh Lebih dari Sekedar Stop Mie Instan

Menurut dr. Ruri, memang benar bahwa berhenti atau mengurangi konsumsi mie instan bisa memberikan dampak positif, terutama bagi mereka yang kulitnya sensitif terhadap makanan tertentu. 

Namun, ia menekankan pentingnya melihat gaya hidup secara menyeluruh. Baca Juga: Mengungkap Khasiat Binahong, Daun Hijau yang Baik untuk Kulit Sehat

Kulit yang sehat dipengaruhi banyak hal, bukan hanya dari satu jenis makanan. 

Pola makan bergizi seimbang, cukup tidur, hidrasi yang baik, manajemen stres, dan perawatan kulit yang tepat adalah kunci utamanya. 

Konsumsi buah dan sayur yang kaya antioksidan serta vitamin juga mendukung regenerasi kulit secara alami.

Jadi, apakah berhenti makan mie instan bisa membuat kulit glowing? Jawabannya: bisa jadi, tergantung kondisi tubuh masing-masing. 

Namun, menjadikan mie instan sebagai kambing hitam satu-satunya bukanlah pendekatan yang bijak. 

Kulit sehat adalah hasil dari kombinasi berbagai faktor gaya hidup, bukan dari satu keputusan sesaat.

Penulis Carolina Yuniati

Editor : Dwi Siswanto
#sumber jerawat #jerawat #mitos #rahasia kulit glowing #Berhenti Makan Mie Instan