Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Suwar Suwir

Sejarah Kartu Uno yang Berawal dari Barbershop Amerika Serikat

Dwi Siswanto • Sabtu, 6 September 2025 | 23:51 WIB
KARTU UNO (Faqih)
KARTU UNO (Faqih)

UNO adalah salah satu permainan kartu paling populer di dunia. Permainan ini diciptakan pada tahun 1971 oleh Merle Robbins, seorang penata rambut asal Reading, Ohio, Amerika Serikat.

Awalnya, Robbins menciptakan UNO sebagai variasi dari permainan kartu tradisional Crazy Eights yang biasa dimainkan bersama keluarganya.

Karena dianggap lebih seru dan mudah diikuti, ia kemudian mencetak sekitar 5.000 set kartu untuk dijual di tokonya dengan harga 3 dolar per pak. Permainan ini langsung menarik perhatian banyak orang.

Pada tahun 1981, Robbins menjual hak cipta UNO kepada perusahaan International games seharga 50.000 dolar, ditambah royalti 10 sen untuk setiap permainan yang terjual. Kesepakatan ini membuat UNO semakin berkembang pesat.

Beberapa tahun kemudian, International Games diakuisisi oleh Mattel, perusahaan mainan raksasa asal Amerika.

Sejak saat itu, UNO resmi menjadi bagian dari keluarga besar permainan internasional dan dipasarkan secara global.

Kini, UNO tidak hanya hadir dalam versi kartu klasik, tetapi juga tersedia dalam bentuk UNO Attack, UNO Flip, UNO Online, hingga UNO edisi khusus (Marvel, Disney, BTS, dan lain-lain).

Dengan berbagai inovasi tersebut, UNO tetap menjadi permainan lintas generasi yang dimainkan oleh anak-anak hingga orang dewasa di seluruh dunia.

Time Line Sejarah UNO

 

Editor : Dwi Siswanto
#kartu uno #amerika #Sejarah Kartu Uno #Uno #babershop