Desa Wisata Sidomulyo khususnya di kaki Gunung Gumitir terdapat sebuah tempat kreatif yang dapat meyulap fosil akar kayu menjadi karya seni, yaitu Wisata Rumah Akar.
Lokasinya terletak di Dusun Curah Manis, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, bagian dari jaringan atraksi desa wisata yang aktif dipromosikan oleh pengelola setempat.
Rumah Akar dari pusat Kota Jember, jaraknya relatif dekat untuk perjalanan sehari, sekitar 31 km atau sekitar 50–55 menit perjalanan dengan kendaraan dari pusat Kabupaten Jember, tergantung lalu lintas dan rute yang dipilih.
Rute menuju Sidomulyo bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga dapat dikunjungi bersama dengan rombongan ataupun sendirian.
Harga tiket (HTM) ke Rumah Akar termasuk ramah kantong dan bervariasi menurut hari kunjungan. Secara umum pengelola mencantumkan kisaran tiket masuk mulai dari Rp7.000,- sampai Rp20.000,-.
Sedangkan akhir pekan/ hari libur biasanya sedikit lebih tinggi, berkisar Rp15.000–20.000.
Di beberapa paket, tarif sudah termasuk aktivitas edukatif seperti belajar memoles akar menjadi karya seni dan memperoleh ornamen hasil karya sebagai kenang-kenangan.
Jadi pengunjung tak sekadar melihat tetapi juga dapat ikut praktik sederhana mengolah akar.
Jam operasional yang tercatat pada beberapa direktori perjalanan menunjukkan Rumah Akar menerima pengunjung pada rentang pagi hingga sore (sekitar 08.00–16.00 WIB), membuatnya cocok sebagai destinasi kunjungan setengah hari atau kegiatan studi wisata untuk siswa dan komunitas kreatif.
Untuk kunjungan terorganisir (rombongan sekolah, komunitas, atau tur), pengelola desa biasanya menyediakan informasi kontak dan paket tur yang bisa disesuaikan.
Suasana di Rumah Akar adalah perpaduan antara nuansa pedesaan, seni rupa kontemporer, dan workshop edukasi.
Di area pameran, akar-akar kayu tersusun menjadi patung, wajah, dan instalasi besar yang berkesan magis, sering menjadi latar foto pengunjung dan konten visual di media sosial.
Lantai tanah, bangunan bambu dan kayu, serta kebun di sekitar menambah rasa autentik desa.
Pengunjung bisa berjalan menjelajah karya-karya, mengamati teknik pembuatan, membeli produk kerajinan seperti patung kecil, meja atau ornamen, dan mengikuti aktivitas praktik sederhana yang dipandu pembuatnya.
Pengembangan desa wisata ini juga mendapat dukungan lembaga dan program binaan yang membantu promosi dan fasilitas dasar, menjadikan Sidomulyo semakin ramah bagi wisatawan.
Tips praktis bagi calon pengunjung
- Pergi pada hari biasa jika ingin suasana lebih tenang dan kesempatan mendapat penjelasan langsung dari pengrajin lebih intens.
- Bawa uang tunai kecil untuk membeli cinderamata.
- Bagi rombongan atau kunjungan edukasi sekolah, hubungi contact person Desa Wisata Sidomulyo terlebih dahulu untuk memastikan ketersediaan pemandu dan paket.
Rumah Akar Sidomulyo menawarkan pengalaman wisata yang berbeda, bukan cuma melihat, tetapi ikut belajar menghargai limbah alam yang disulap menjadi nilai ekonomi dan estetika, sebuah contoh praktis bagaimana kreativitas lokal bisa menjadi daya tarik edukatif dan sumber penghidupan.
Penulis: Inas Masyura Magang 25
Editor : Dwi Siswanto