Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

MAKIN RAMAI: Sejumlah anak muda dari berbagai kalangan memilih melipir saat sore hari di Jalan Tidar Jember

Dwi Siswanto • Rabu, 24 Desember 2025 | 23:12 WIB

 

 

MAKIN RAMAI: Sejumlah anak muda dari berbagai kalangan memilih melipir saat sore hari di Jalan Tidar.
MAKIN RAMAI: Sejumlah anak muda dari berbagai kalangan memilih melipir saat sore hari di Jalan Tidar.
 

Angin siang berembus pelan di tepian Jalan Tidar, Sumbersari. Di bawah rindang pepohonan, deretan kursi lipat outdoor berjajar menghadap hamparan hijau persawahan. Beberapa anak muda duduk santai di bawah payung-payung yang tersedia menikmati segarnya kelapa muda sampai matahari tenggelam.

Tak jauh dari mereka, sebuah pikap hitam yang disulap menjadi lapak sederhana berdiri teduh di sisi jalan. Tempat ini dikenal sebagai Spot Nyore.

Rafael, salah satu pelanggan Spot Nyore, mengaku justru lebih sering datang pada siang hari. Saat matahari terasa terik dan ia memilih melipir ke Jalan Tidar untuk mencari angin yang berembus dari hamparan sawah.

Duduk di kursi lipat menghadap ladang hijau, katanya, jauh lebih menenangkan. “Siang yang panas enak cari yang adem – adem. Minum es kelapa muda dengan pemandangan sawah. Lokasinya juga dekat dengan kampus,” ujarnya.

Pria yang masih duduk dibangku SMA itu pertama kali menemukan Spot Nyore tanpa sengaja. Ia sedang mencari tempat teduh untuk istirahat selepas pulang sekolah. Melihat deretan payung dan kursi kecil di bawah pohon, ia memutuskan berhenti, sejak saat itu, ia jadi rutin mampir. “Awalnya cuma iseng beli degan. Eh malah keterusan,” katanya.

Baginya, daya tarik utama Spot Nyore bukan sekadar minuman kelapa muda atau tempat duduknya. Melainkan suasananya. “Tempatnya sederhana, tapi enak,” tuturnya.

Meskipun datang lebih sering saat siang, keindahannya semakin terasa saat senja tiba. “Bisa jadi spot sunset tipis-tipis dekat kampus,” terangnya. Semakin sore Jalan Tidar yang menghubungkan kawasan kampus dengan Secaba itu berubah menjadi tempat nongkrong anak muda yang ingin menikmati sunset ditemani es kelapa muda. (dhi/dwi)

 

 

Sulap Kawasan Tumpukan Sampah Jadi Tempat Nyantai

Berawal dari kebiasaan Reza Novianto berhenti sejenak menikmati warna langit senja sepulang kerja. Area kumuh bekas tumpukan sampah di Jalan Tidar, Kecamatan Sumbersari, kini menjelma menjadi Spot Nyore. Ruang santai dengan kursi lipat outdoor dengan segarnya es kelapa muda dan pemandangan sawah.

  1. ADHI SURYA - Radar Jember

Desember 2024, keadaan berubah. Reza Novianto, 35, warga asli Sumbersari, memberanikan diri menertibkan area itu pelan-pelan. Lalu membuka lapak es kelapa muda dari bak pikapnya. “Sayang kalau dibiarkan kumuh. Padahal pemandangan sawahnya bagus,” katanya.

Sebagai ayah satu anak, Reza menghabiskan sebagian besar waktunya bekerja. Namun setiap sore, ia selalu berhenti sejenak di area itu, sekadar melihat pergeseran warna langit. Dari kebiasaan itu, muncul keinginan menghadirkan tempat duduk sederhana agar lebih banyak orang bisa merasakan ketenangan yang sama.

Awalnya, Spot Nyore hanya berupa pikap dan empat kursi lipat. Namun seiring waktu, pengunjung mulai berdatangan. Mereka datang untuk menikmati angin, mengobrol, atau sekadar memotret langit sore yang perlahan berubah warna.

Keunikan Spot Nyore semakin terasa karena lokasinya berdekatan dengan Gumuk Kerang. Gundukan tanah yang menjadi semacam penanda kawasan itu. Dari titik ini, pemandangan senja tampak lebih luas, dan menciptakan pemandangan elok di dekat kota Jember.

Kursi lipat di Spot Nyore kerap penuh, terutama menjelang sore. Pengunjung datang bergelombang, mulai dari mahasiswa, pekerja, hingga warga yang sekadar ingin melepas penat.

Namun, meski sudah ramai, Reza tetap mempertahankan kesederhanaan konsepnya. Lapaknya tetap serba bongkar-pasang, tanpa bangunan permanen. “Biar tetap alami, tidak merusak

suasana,” tuturnya. (dwi)

 

 

Editor : Dwi Siswanto
#jalan tidar #es degan #tempat nongkrong #anak muda #Spot Nyore