Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Museum Dukun Santet Cirebon Jadi Wisata Edukasi Mistis, Angkat Sejarah dan Folklor Lokal

Mat Hari • Kamis, 19 Februari 2026 | 14:00 WIB
Tangkapan layar Museum Santet Cirebon. (Instagram: @riwayatahli)
Tangkapan layar Museum Santet Cirebon. (Instagram: @riwayatahli)

HALOJEMBER - Museum Dukun Santet Cirebon menjadi salah satu destinasi wisata tematik yang unik di wilayah pesisir utara Jawa Barat.

Museum ini menghadirkan konsep berbeda dari museum pada umumnya dengan mengangkat kisah-kisah mistis, praktik perdukunan, serta cerita rakyat yang telah lama hidup di tengah masyarakat Cirebon dan sekitarnya.

Berlokasi di Cirebon, Jawa Barat, museum ini menampilkan beragam koleksi berupa diorama, replika benda-benda ritual, naskah cerita rakyat, hingga dokumentasi visual mengenai fenomena santet yang kerap muncul dalam kepercayaan masyarakat tradisional.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Pantai di Pulau Jawa: Dari Sunrise Eksotis hingga Ombak Kelas Dunia

Pengunjung diajak menyusuri ruang-ruang tematik yang menceritakan asal-usul mitos santet, tokoh-tokoh yang dipercaya memiliki kemampuan supranatural, serta dampak sosial dari kepercayaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Didirikan oleh Ustadz Ujang Bustomi, museum ini bertujuan mendemistifikasi ilmu hitam dan mengedukasi pengunjung agar tidak takut pada santet, melainkan meningkatkan keimanan. 

Melalui pendekatan naratif dan visual, pengunjung diharapkan dapat memahami bagaimana mitos dan kepercayaan mistis terbentuk, diwariskan, serta memengaruhi pola pikir masyarakat dari generasi ke generasi.

Baca Juga: Rekomendasi Liburan Valentine Bersama Pasangan, Bikin Momen 14 Februari Makin Romantis

Museum juga menyisipkan pesan literasi kritis agar masyarakat tidak mudah terpengaruh isu-isu supranatural yang tidak dapat dibuktikan secara ilmiah.

Selain menambah wawasan tentang folklore lokal, pengalaman berkunjung juga dinilai memberikan sudut pandang baru mengenai sisi gelap kepercayaan tradisional yang pernah memicu ketakutan, stigma sosial, hingga konflik di tengah masyarakat.

Bagi sebagian pengunjung, museum ini menjadi ruang refleksi tentang pentingnya rasionalitas dan dialog budaya di era modern.

Lokasi: Padepokan Anti Galau, Desa Sinarrancang, Kec. Mundu, Kabupaten Cirebon.

Jam Operasional: Buka setiap hari, pukul 08.00 - 16.00 WIB.

Harga Tiket: Rp15.000 (hari biasa/weekday) dan Rp20.000 (akhir pekan/weekend).

Koleksi: Ratusan boneka yang digantung, replika pocong, benda-benda ritual, keris, dan botol yang diyakini sebagai media santet.

Fasilitas Wisata: Area museum berada di kawasan Talaga Langit yang juga menyediakan kolam renang, spot foto, dan pemandangan alam. 

Editor : Harry Erje
#cirebon #museum dukun santet #unik