HALOJEMBER - Kolak ayam merupakan tradisi kuliner religius yang khas dari masyarakat Gresik, Jawa Timur.
Berbeda dengan kolak pada umumnya yang berbahan dasar pisang atau ubi dan bercita rasa manis, kolak ayam justru menggunakan daging ayam yang dimasak dengan kuah gurih berempah.
Tradisi ini telah berlangsung turun-temurun dan erat kaitannya dengan sejarah penyebaran Islam di Gresik.
Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, kolak ayam berawal dari media dakwah yang digunakan oleh Sunan Giri.
Pada masa awal penyebaran Islam, masyarakat setempat masih kuat memegang tradisi lama, termasuk kebiasaan mengonsumsi minuman keras.
Untuk mengalihkan kebiasaan tersebut, Sunan Giri memperkenalkan “kolak ayam” sebagai sajian pengganti.
Istilah “kolak” dipercaya berasal dari kata “khalaqa” atau “khalaq” (mengajak/meninggalkan kebiasaan buruk), yang kemudian dimaknai sebagai simbol ajakan menuju kebaikan.
Dalam praktiknya, tradisi kolak ayam biasanya muncul saat bulan Ramadan atau pada kegiatan keagamaan tertentu di lingkungan pesantren dan kampung-kampung tua di Gresik.
Warga memasak kolak ayam secara gotong royong, lalu membagikannya kepada jamaah masjid, santri, dan masyarakat sekitar sebagai hidangan berbuka puasa.
Proses memasak bersama ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Secara budaya, kolak ayam mencerminkan akulturasi dakwah Islam dengan tradisi lokal.
Nilai yang ditonjolkan bukan hanya pada keunikan rasanya, tetapi juga pada makna simbolik mengajak masyarakat meninggalkan kebiasaan yang kurang baik dan menggantinya dengan kebiasaan yang lebih bermanfaat.
Hingga kini, meski tidak semua warga Gresik lagi rutin membuat kolak ayam, tradisi ini masih dilestarikan oleh komunitas tertentu sebagai bagian dari identitas budaya lokal.
Tradisi kolak ayam terus dikenalkan kepada generasi muda, baik melalui kegiatan budaya, festival kuliner, maupun edukasi sejarah lokal.
Dengan begitu, kolak ayam tidak hanya dikenal sebagai makanan unik, tetapi juga sebagai simbol perjalanan dakwah dan kearifan lokal masyarakat Gresik.
Editor : Viona Rj