JEMBER, Halojember - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) menjadi keluhan warga dalam pertemuan bersama anggota DPRD Jember di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember, Sabtu (14/3/2026).
Sejumlah keluhan itu disampaikan masyarakat yang datang dari berbagai desa dan kelurahan di sekitar wilayah tersebut.
Aspirasi itu disampaikan saat warga berdialog dengan anggota Komisi B DPRD Jember dari Partai Gerindra, Ahmad Hoirozi.
Rozi mengatakan, salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan berkaitan dengan pelaksanaan program MBG.
Warga meminta agar dapur penyedia makanan yang tidak menjalankan standar operasional dapat ditindak tegas.
“Banyak aspirasi soal MBG, terutama agar dapur yang tidak sesuai SOP bisa ditindak,” ujarnya saat kegiatan reses di Kelurahan Antirogo.
Menurutnya, pengawasan memang perlu diperkuat karena masih ditemukan dapur yang mendapat peringatan dari penyelenggara program.
Ia menyebut beberapa dapur bahkan telah mendapat teguran karena belum memenuhi ketentuan, mulai dari persoalan izin hingga penyediaan menu makanan.
Baca Juga: BGN Hentikan Sementara Operasional 18 SPPG di Jember, Ini Daftar Lengkapnya
Rozi menambahkan, setelah Lebaran pihaknya akan kembali memantau pelaksanaan program tersebut.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan program nasional tersebut berjalan sesuai tujuan dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.
Selain pengawasan pelaksanaan MBG, warga juga berharap program tersebut mampu melibatkan pelaku UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan.
Rozi menegaskan dapur penyedia makanan tidak boleh memonopoli pasokan bahan dari satu pemasok saja.
Menurutnya, bahan pangan seperti tempe, tahu, hingga kebutuhan dapur lainnya seharusnya dapat melibatkan lebih banyak pelaku usaha lokal.
“Kalau hanya satu supplier itu tidak sehat. Harus melibatkan banyak UMKM supaya program ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.
Selain program MBG, warga juga menyoroti kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di berbagai ruas jalan.
Ia menilai lampu jalan menjadi kebutuhan penting karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan masyarakat.
“Jalan memang diperbaiki, tapi kalau tidak ada lampu juga berisiko bagi masyarakat,” ujarnya.*
Editor : Halo Jember