JEMBER, Halojember — Siapa yang akan memimpin PKB Jember lima tahun ke depan?
Jawabannya belum bisa disebut hari ini. Tapi, prosesnya sudah berjalan dan tidak sesederhana yang dibayangkan.
Ketua Panitia Musyawarah Cabang (Muscab) ke-6 PKB Jember, Nurhuda Candra Hidayat, membuka mekanismenya di sela gelaran Muscab di Hotel Fortuna Jember, Minggu (29/3/2026).
Baca Juga: PKB Jember Bidik 11 Kursi di Pemilu 2029, Targetkan Struktur Partai Rampung Tahun Ini
Penjaringan kandidat sudah dimulai jauh sebelum hari ini.
Pertama menggunakan aplikasi digital milik partai yang merekam dan menilai kinerja pengurus serta politisi PKB secara terukur.
Dari hasil penilaian itu, nama-nama mengerucut dan dibawa ke sidang pleno untuk ditetapkan. Tapi perjalanan belum selesai di situ.
Baca Juga: Terpilih Aklamasi, Karimullah Dahrujiadi Kembali Pimpin Partai Golkar Jember Periode 2025-2030
"Kandidat-kandidat ditentukan DPP melalui mekanisme penjaringan atas kinerja mereka masing-masing. Nama-nama yang masuk baru akan disampaikan setelah rapat pleno," jelas Candra.
Mereka yang lolos seleksi awal masih harus melewati dua tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
Tahap pertama melibatkan pihak eksternal dari Universitas Negeri Malang bekerja sama dengan DPW PKB Jawa Timur. Ini dijadwalkan pertengahan April 2026.
Baca Juga: Perindo Jember Susul Partai Ummat Dukung Paslon Hendy – Gus Firjaun
Tahap kedua adalah screening langsung oleh DPP di Jakarta.
Hanya nama-nama yang bertahan di kedua tahap inilah yang kemudian disosialisasikan ke seluruh DPC PKB se-Indonesia sebelum akhirnya ditetapkan.
Puncaknya, pelantikan ketua DPC terpilih digelar serentak bersama seluruh DPC PKB se-Indonesia di Jakarta.
"Insyaallah, pelantikan bersama-sama se-Indonesia dilaksanakan di Jakarta dengan DPC se-Indonesia," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PKB Bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi, Ahmad Iman Syukri, menegaskan, Muscab merupakan momen strategis partai.
Muscab sebagai sarana evaluasi internal, penyegaran kepemimpinan, sekaligus membuka pintu bagi siapa saja yang ingin aktif hingga yang berniat nyaleg lewat PKB.
"Ini agenda rutin yang strategis. Di sinilah PKB melakukan evaluasi internal, mengapresiasi ketua-ketua yang sukses, sekaligus membuka diri bagi teman-teman yang ingin aktif bahkan nyaleg di PKB," ujarnya seusai membuka Muscab.*
Editor : Sidkin