JEMBER, Halojember - Kenaikan harga plastik, khususnya kresek belakangan ini mulai menekan pengeluaran rumah tangga, terutama bagi emak-emak yang rutin berbelanja di pasar tradisional.
Di tengah kondisi itu, PDI Perjuangan Jember turun langsung ke pasar dengan membagikan lebih dari seribu goodie bag sebagai alternatif tas belanja.
Aksi ini menyasar tiga titik, yakni Pasar Arjasa, Pasar Kepatihan, dan Pasar Puger, dengan melibatkan langsung pengurus partai di lapangan.
Tas belanja tersebut dibagikan kepada para pembeli, khususnya ibu-ibu, yang selama ini paling terdampak kenaikan harga kresek.
Baca Juga: Soroti Keluhan MBG, PDIP Jember: Tutup Dapur Gizi yang Bermasalah!
Ketua DPC PDIP Jember Widarto mengatakan, langkah ini menjadi bentuk respons nyata atas keresahan masyarakat sekaligus menunjukkan kehadiran partai secara langsung.
“Hari ini kita tahu bersama terjadi kenaikan bahkan lompatan harga plastik, atau istilahnya ibu-ibu bukan lagi naik tapi ganti harga. Maka partai hadir meskipun mungkin belum begitu besar, tetapi ini bentuk bahwa PDI Perjuangan hadir di tengah kesulitan rakyat,” ujarnya.
Selain membantu meringankan beban belanja, pembagian goodie bag ini juga dimanfaatkan sebagai upaya edukasi agar masyarakat mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Baca Juga: Pemkab Lumajang Imbau Kurban Tanpa Sampah Plastik, Apa Maksudnya?
Menurut Widarto, mahalnya harga kresek bisa menjadi momentum untuk membangun kebiasaan baru dengan menggunakan tas belanja yang dapat dipakai berulang kali.
“Ini bisa kita jadikan momentum untuk membiasakan diri tidak terlalu banyak menggunakan plastik dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.
Langkah ini diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengurangi sampah plastik.*
Editor : Sidkin