Halo Jember – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur menegaskan pentingnya bagi seluruh wakil rakyat untuk konsisten turun langsung ke masyarakat.
Kehadiran di tengah konstituen dinilai bukan sekadar rutinitas, melainkan kewajiban mutlak untuk menyerap aspirasi dan menghapus stigma negatif publik.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, M. Satib, menyatakan bahwa komunikasi dengan masyarakat harus terjalin secara alami tanpa sekat formalitas.
Baca Juga: Ketika Kursi Kepala Desa Menjadi Investasi Politik, Opini oleh Muhammad Irfan Efendy
Menurut legislator dari daerah pemilihan Jember dan Lumajang ini, dedikasi seorang wakil rakyat tidak dibatasi oleh jam kerja resmi.
"Idealisnya kita sebagai wakil rakyat Jember dan Lumajang harus mau turun ke lapangan. Ini dalam rangka menjalankan tugas konstitusional kita," ujar Satib, politisi Partai Gerindra tersebut.
Dia menekankan, interaksi dengan warga tidak boleh hanya mengandalkan agenda-agenda formal saja. Tanggung jawab yang diemban oleh seorang anggota dewan melekat penuh demi kepentingan masyarakat luas.
"Tugas ini melekat 24 jam. Selama masih ada waktu, kita harus tetap ingin mendengar suara masyarakat. Aspirasi dan opini mereka itu sangat penting untuk didengar langsung," tambahnya.
Lebih lanjut, Satib menyoroti pentingnya intensitas kehadiran dewan di daerah pemilihan.
Ia ingin mematahkan pandangan miring masyarakat yang menganggap anggota legislatif hanya datang saat menjelang pemilu saja.
"Kita ingin menghilangkan stigma negatif yang ada. Sangat minim manfaatnya kalau kita hanya turun lima tahun sekali ke Jember dan Lumajang. Kita harus mengubah hal itu," tegasnya.
Menurutnya, hubungan yang erat dan dialog yang santai (guyub) akan membangun kepercayaan yang kuat antara masyarakat dan wakilnya.
Kesibukan kerja di area perkotaan tidak boleh menjadi alasan untuk memutus komunikasi dengan warga di akar rumput.
"Jika kita bisa guyub, sambutan masyarakat itu luar biasa. Memang tensi pekerjaan saya banyak di masyarakat kota, namun pesan-pesan dan program kerja harus bisa cepat tersampaikan kepada banyak masyarakat di seluruh wilayah," pungkas Satib. (nur)
Editor : Hariri HJ