
Dr Hj Khodijatul Qodriyah, Ketua TP PKK Kabupaten Bondowoso
MAAFMU DAN RAYA KEMENANGAN
Di antara ratusan tasbih yang meluruhkan lelah,
Aku bersimpuh, memohon setitik hidayah
Melafadkan takbir yang melangit penuh gairah
Teguhkan taufik padaku yang penuh anugerah.
Beri aku ketulusan hati para ahli taubat,
Kokohnya sabar yang tak pernah berkarat
Khusyuk mendamba rasa takut yang teramat
Dimanapun mungkin kuberkubang dalam maksiat.
Jadikan ibadahku sewara' para kekasih-Mu,
Pun Kearifan ilmu yang menuntunku
Tanamkan rasa takut sebagai benteng kalbu
Penghalang diri dari maksiat yang membelenggu
Agar setiap taatku menjadi kunci bagi ridha-Mu
Dan taubatku murni, hanya karena malu dan sesal pada-Mu.
Pada-Mu, kuletakkan seluruh urusan yang berat,
Melekatkan seluruh asa dalam simpul hati tak bersyarat
Bertawakal penuh melampaui segala sekat
Menjaga prasangka baik dalam setiap hela nafas yang tercekat
Tak ada penghalang bagi-Mu untuk setiap ikhtiar yang tercatat.
Ku tak sekadar menyebut nama-Mu di lisan,
Namun gemetar hati turut dalam setiap pengabdian
Bersimpuh layaknya budak dihadapan sang Majikan
Yang tulus dalam balut persembahan
Kaulah mercusuar dalam tak terhitungnya sorotan
Memanggil dan pengumpul para pecinta pertaubatan
Terimalah ribuan pengakuan
Dalam dekap al Ghofur dan arRahman
Di takbir perayaan penuh kemenangan
Puisi karya Dr. Hj. Khodijatul Qodriyah A.P., Ketua TP PKK Bondowoso
Editor : Sidkin