Air disurutkan,
kamera datang,
lalu semua merasa sudah bekerja.
Padahal di dasar,
lumpur menumpuk diam,
menyimpan waktu yang ditunda.
Ia tidak berisik,
tidak menuntut,
hanya sabar menunggu hujan berikutnya.
Dan saat air meluap,
ia ikut bangkit—
membawa semua yang dulu diabaikan.
Banjir bukan kejutan,
ia hanya
jawaban yang terlambat disadari.