Kaum Hedonis, Puisi Karya Hafis Azhari

Sidkin • Dipublikasikan Kamis, 21 Mei 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi Puisi Kaum Hedonis. (Ijal/AI/ChatGPT)
Ilustrasi Puisi Kaum Hedonis. (Ijal/AI/ChatGPT)

 

KAUM HEDONIS

 

Tidak sedikit kaum hedonis dan pencinta dunia

yang tidak menghendaki kekerasan.

Tetapi hasratnya untuk mencari lebih dan lebih

telah banyak mengorbankan pihak lain

yang ditindas dan diperlakukan tidak adil.

Bahkan watak serakah mereka

untuk menimbun kekayaan dan kesenangan duniawi,

tanpa disadari telah mengorbankan bangsa-bangsa lain

yang berada di lapisan-lapisan bawah.

Mereka bermental dan berjiwa miskin

bukan lantaran punya sedikit

tetapi karena menginginkan terlalu banyak.

Memang, mereka punya hak untuk hidup berlimpah,

tetapi kekayaan itu harus dihentikan secara paksa,

jika hak miliknya diperoleh dari hasil menjarah

dan mengorbankan bangsa-bangsa lain.

Untuk itu, kita harus mendukung perjuangan rakyat Iran,

selaku bangsa yang berani melawan penindasan,

kesewenangan dan ketidakadilan,

sebagai tugas manusia beriman

untuk mengajak di jalan kebaikan

serta melarang di jalan kemungkaran. (*)

 

 

Karya Hafis Azhari

(Peneliti historical memory, penulis novel “Pikiran Orang Indonesia dan Perasaan Orang Banten”)

Editor : Sidkin
Puisi Radar Jember Hedon melawan penindasan puisi