Jiwa bergumam bisik pada raga “letih”
Hati berjalan lewat labirin “lelah”
Setiap jiwa mendesah, raga merangkul
Merayu menghibur bersama nafsu
Pelan-pelan hirap harapan
Sudah pedih menahan derita kerinduan
Rindu bertengger di dahan jiwa
Namun, hanya letih didapatkannya
Busur panah ini tak ada tuannya
Rindu letih, rindu lelah
Rindu emosi rindu tangisan tiada pasti
Berat semakin nikmat hingga semakin kuat
Sakit yang didapat.
Karya: Syariful Hidayat, Alumnus Sastra Unej, Pendidik di SMK IBU Pakusari Jember dan Ketua LESBUMI di MWCNU Sumbersari
Editor : Sidkin