BUKET MERAH
Meretas lembaran dibalik genangan airmata
Merajut asa terkoyak oleh lidah
Buket merah lusuh tanpa nama
Tersisa bekas luka dan airmata
Sayatan-sayatan penuh harap
Melekat bagai prasasti dinasti
Abadi, kekal penuh nilai
Buket merah cantik menjelma
Menguak sejarah kelam perjuangan
Perseteruan antara kerajaan rasa versus kerajaan logika
Tenggelam, gugur tiada sisa
Buket merah saksi sejarah
Perjuangan rasa kalah dengan benda
Puisi Karya: Syariful Hidayat
(Alumnus Sastra Unej, Pendidik di SMK IBU Pakusari Jember dan Ketua LESBUMI di MWCNU Sumbersari, Jember)
Editor : Sidkin