Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Benalu, Puisi Karya Syariful Hidayat

Sidkin • Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi puisi Benalu, Karya Syariful Hidayat. (IJAL/AI/HALOJEMBER)
Ilustrasi puisi Benalu, Karya Syariful Hidayat. (IJAL/AI/HALOJEMBER)

 

BENALU

Semakin ke sini semakin sesak dada ini
Semakin banyak benalu di negeri ini
Semakin malam semakin sunyi
Nyatanya semakin ramai kontroversi
Nyanyian para punggawa merusak gendang telinga
Tarian para patih membangkitkan amarah
Manipulasi turbulensi semakin ngeri
Serba tiba-tiba itulah nyanyiannya

Benalu makin menggerogoti inangnya
Semakin lama semakin merusak, mati
Benalu, pangkas supaya lekas selesai
Inang menjadi sehat subur kembali

 

Parasit di mana pun menjadi penyakit
Benalu di mana pun membuat kacau
Yaa.. kita harus lepas benalu walau penuh ranjau

Pagi ‘kan jadi permai, siang ‘kan jadi tenang, malam nan mendamaikan

 

Karya: Syariful Hidayat
(Alumnus Sastra Unej, Pendidik di SMK IBU Pakusari Jember dan Ketua LESBUMI di MWCNU Sumbersari, Jember)




Editor : Sidkin
#Puisi Radar Jember #benalu #ramai kontroversi #puisi