Pilihan Hidup
Sekarang aku lulus dari SMU
dan aku ingin melanjutkan ke perguruan tinggi
pada jurusan yang aku pilih.
Guruku menghendaki agar aku memilih jurusan berbeda.
Bahkan, ayahku pun menghendaki jurusan yang lain lagi.
Tetapi, jika keinginanku selaras
dengan kehendak orang tua dan guruku,
sangat mungkin Tuhan akan meridhoi pilihanku.
Tetapi, fakta kehidupan selalu saja
dihadapkan pada pilihan yang berbeda-beda.
Termasuk Ibrahim sang Bapak Tauhid
memilih pendirian yang berbeda
dengan ayah kandungnya sendiri.
Di satu sisi kita diajarkan, bahwa ridho Tuhan
berada dalam ridho orang tua dan guru kita,
namun di sisi lain kita diperintahkan
agar berjuang memilih yang baik dan benar,
serta tidak bergantung pada aturan leluhur kita.
Karya: HAFIS AZHARI, Peneliti historical memories, juga pengarang novel Pikiran Orang Indonesia dan Jenderal Tua dan Kucing Belang.