Hari yang Lebih Panjang dari 24 Jam
Kita terkadang butuh hari yang lebih panjang dari 24 jam
untuk saling mencinta.
Waktu selalu berjalan sendiri, meninggalkan kita yang telah
nyaman menghabiskan waktu berdua.
Tidak ada siapa-siapa, hanya keramaian yang kita ciptakan
sendiri dengan sengaja.
Bukan salah kita, tentu perasaan itu tiba tanpa kita duga,
kita tidak bisa mengaturnya, tidak bisa juga tiba-tiba menghapusnya.
Kita dipaksa untuk saling mencinta dan aku pikir kita
terlalu berani, untuk sekedar berjanji akan terus bersama.
Bahwa semesta memang mempertemukan kita bukan
hanya untuk sebentar saja.
Melainkan dunia memang tercipta untuk kita yang
keras kepala terus jatuh cinta selamanya.
Karya: Najib Fachruddin Thoha. Lahir di Tuban, tinggal di Banyuwangi. Hobi menulis puisi dan mencintai istri.
Editor : Sidkin