HANYA ANGIN SEPOI-SEPOI, Puisi Karya Syariful hidayat

Yulio Faruq Akhmadi • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 21:17 WIB
Ilustrasi Puisi HANYA ANGIN SEPOI-SEPOI (Ijal/AI/Halo Jember)
Ilustrasi Puisi HANYA ANGIN SEPOI-SEPOI (Ijal/AI/Halo Jember)

 

HANYA ANGIN SEPOI-SEPOI

Dingin hariku sedingin rasaku
Beku pagiku sebeku harapanku
Satu dasawarsa hanya angin sepoi-sepoi
Hanya mendung yang beri harapan hujan
Walau akhirnya panas lagi

Dingin ini semakin membeku
Serasa dalam timbunan salju
Tak ada harapan mencair
Karena panas tak sungguh-sungguh
Hujan pun setengah hati menyirami 

Benar-benar gerah jiwa ini
Ingin lepas terbang tinggi
Mencari yang bisa memberi
Kesejukan dikala kepanasan
Mencari yang bisa memberi kehangatan di kala kedinginan 

Mencari yang sejati bukan nisbi
Mencari angin dan hujan sejati
Bukan yang setengah hati bahkan cuma pamer ilusi

Puisi Karya Syariful hidayat, Alumnus Sastra Unej, Pendidik di SMK IBU Pakusari Jember dan Ketua LESBUMI di MWCNU Sumbersari, Jember

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
angin puisi