Perjalanan, Puisi Karya Aisyah Nur Cahyati

Yulio Faruq Akhmadi • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 16:43 WIB
Ilustrasi Puisi Perjalan (Ijal/AI/Halo Jember)
Ilustrasi Puisi Perjalan (Ijal/AI/Halo Jember)

PERJALANAN

Perjalanan yang penuh duri menyakitkan,
Tetap dijalani meski dengan penuh penyesalan.
Senyum tetap tumbuh dibalik kegelisahan,
Meski malam kerap datang membawa pertanyaan.

Tak semua hujan jatuh menjadi tangisan,
Ada yang mengendap menjadi ketabahan.
Tak semua luka mencari pengakuan,
Sebagian cukup hidup dalam ingatan.

Waktu mengajar tanpa banyak penjelasan, 
Memberi makna dari setiap kejadian.
Meski langkah sempat kehilangan tujuan,
Takdir selalu menemukan jalan

Bila esok cahaya datang menyapa perlahan,
Semoga ia menjumpai hati yang tak lelah bertahan.
Sebab setelah panjangnya sebuah perjalanan
Selalu ada Cahaya yang menunggu di ujung jalan. 

Karya Aisyah Nur Cahyati, Mahasiswa semester 5 Prodi Matematika Unej yang aktif di bidang Litbang dan menyukai dunia kepenulisan puisi bertema kehidupan, aktif di UKM LPMM ALPHA

 

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
perjalanan Aisyah Nur Cahyati puisi