Rencana dengan Tuhan, Puisi Karya Navisatul Amaliah

Sidkin • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi puisi Rencana dengan Tuhan. (IJAL/AI/HALOJEMBER)
Ilustrasi puisi Rencana dengan Tuhan. (IJAL/AI/HALOJEMBER)

 

Rencana dengan Tuhan


Di ruang yang menelan arti kamar
Ku patahkan tulangku sendiri
Kurajut bersama kasur paruh baya
menatap atap yang seolah mengerti:
Bahwa hari ini adalah akhir dunia

Rasanya ingin menghilang dalam lelap
Berharap esok seperti mereka :
Memberi ruang pada lapar
Tanpa bersusah payah mengeringkan keringat menjadi garam

Terkadang tuhan menyusun cerita dengan selera-Nya sendiri
jika nanti aku mampu membeli dunia
duduklah bersamaku
kita menawar nasib untuk esok yang bisa dimakan.

 

Karya: Navisatul Amaliah, pecinta puisi dan sajak.

Editor : Sidkin
Tuhan rencana dengan Tuhan akhir dunia nasib