Mengelola Luka, Puisi Karya Enzen Okta Rifa'i

Sidkin • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi puisi mengelola luka. (Ijal/AI/Halojember)
Ilustrasi puisi mengelola luka. (Ijal/AI/Halojember)

 

Mengelola Luka

Keunggulan Rasulullah ketimbang para nabi terdahulu,
lantaran kepiawaiannya dalam menanggung
luka-luka masa lalu yang ditorehkan para musuhnya.
Rasulullah bahkan tidak memilih balas dendam
pada saat legitimasi kekuasaan sudah berada
dalam genggamannya,
tetapi justru dengan cerdas beliau mengubah luka-luka
menjadi cinta yang memancar kepada manusia
dan seluruh semesta.
Inilah tipikal sejati yang pantas dan layak
disebut manusia yang sudah selesai dengan dirinya.


Karya: ENZEN OKTA RIFA’I, Alumnus Internasional University of Africa, Republik Sudan.

Editor : Sidkin
puisi luka