Ruh Muhammad, Puisi Karya Enzen Okta RIfa'i

Sidkin • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi puisi. (Ijal/AI/Halojember)
Ilustrasi puisi. (Ijal/AI/Halojember)

 

Ruh Muhammad

 
Ruh dan partikel semesta
terhimpun dalam jiwa dan jasad Rasulullah.
Ia memancar laksana cahaya,
sebagai pantulan indah dari cahaya dan ruh Allah.
Keindahan dan kesempurnaan penciptaan semesta
dan jagat raya ini,
terwakili oleh keindahan akhlak dan budi pekerti
yang ada padanya.
Muhammad laksana Alquran yang berjalan.
Wahyu-wahyu Allah mengejawantah secara apik
dan sempurna dalam frekuensi dan vibrasi jiwanya.
Apa yang diucapkannya selaras dengan pikiran
dan perbuatannya.
Cahaya Allah terus memancar dalam sanubarinya,
kemudian memantul indah
ke dalam cahaya hamba-hamba yang dicintai-Nya.

 

Karya: Enzen Okta RIfa'i, Alumnus Internasional University of Africa, Republik Sudan.

Editor : Sidkin
Ruh Alquran yang berjalan cahaya allah muhammad