Hujan yang Tertunda, Puisi Karya Muhammad Taofik

Sidkin • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi puisi hujan yang tertunda. (Ijal/AI/Halojember)
Ilustrasi puisi hujan yang tertunda. (Ijal/AI/Halojember)

 

Hujan yang Tertunda

Hujan turun selepas magrib
Membasahi atap dan halaman
Aku melihat seorang anak
Menadah air dengan kedua tangannya
Seolah langit sedang mengirim sesuatu yang sudah lama ia tunggu
Barangkali bukan hujan yang kami rindukan
Melainkan kabar bahwa esok akan lebih baik
Sebab setelah hujan reda
Orang-orang kembali berjalan
Membawa harapan masing-masing

 

Karya: Muhammad Taofik, Karya Mahasiswa sejarah UIN KHAS Jember asal Probolinggo.

Editor : Sidkin
harapan puisi langit hujan