Rumah, Puisi Karya Novia Ulfa Isnaini

Sidkin • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi puisi rumah. (Ijal/AI/Halojember)
Ilustrasi puisi rumah. (Ijal/AI/Halojember)

 

Rumah

Tibalah saat aku berpulang ke Rumah yang hanya tersisa remah
Merasuki duri yang tak berjari itu-Dinding yang semakin lebam, ke kasur yang tak lagi empuk.
Aku tersenyum hampa Duduk terdiam bisu membatu Mengelus lembut hatiku, bahwa segala kehancuran akan segera sirna
Bukan lagi rumah yang selalu mengobati rindu Pulang, hanya menyisakan luka menganga-Di atas meja yang bersamai debu 
Aku terseduh dalam cangkir ikhlas yang kian retak.
Semesta, luka-luka keharmonisan Hanya membingkai nestapa tanpa membongkar dusta-
Rumah, kau membuat puisi air mataku tumpah tanpa jeda.

 

Karya: Novia Ulfa Isnaini, Mahasiswa Ilmu Alquran dan Tafsir UIN KH Achmad Siddiq Jember. Penulis dan Pegiat Literasi.

Editor : Sidkin
puisi rindu rumah