Kritik, Seremonial
Kritik tajam laksana sajam
Saat kebijakan tak lagi menguntungkan
Kritik keras bagai air keras
Ketika keputusan tak lagi tegas
Yang katanya logika berpikir waras
Yang katanya kritis dan akademis
Tiada daya di depan jabatan
Keadilan berhenti di bibir
Ketika kepentingan mulai hadir
Maka kritik tinggal seremonial
Ketika keberanian dijual murah
Dan idealisme menjadi formal
Saat jabatan menawarkan arah
Sebab suara tak selalu merdeka
Jika kepentingan menjadi tuannya
Dan manusia yang mengaku bijaksana
Kadang tunduk pada singgasana
Karya: Syariful Hidayat, Pendidik di SMK IBU Pakusari Jember dan Ketua Lesbumi di MWCNU Sumbersari Jember
Editor : Sidkin