Kritik, Seremonial, Puisi Karya Syariful Hidayat

Sidkin • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi puisi. (Sidkin/Halojember)
Ilustrasi puisi. (Sidkin/Halojember)

 

Kritik, Seremonial

 

Kritik tajam laksana sajam
Saat kebijakan tak lagi menguntungkan
Kritik keras bagai air keras
Ketika keputusan tak lagi tegas

Yang katanya logika berpikir waras
Yang katanya kritis dan akademis
Tiada daya di depan jabatan 
Keadilan berhenti di bibir
Ketika kepentingan mulai hadir

Maka kritik tinggal seremonial
Ketika keberanian dijual murah
Dan idealisme menjadi formal
Saat jabatan menawarkan arah

Sebab suara tak selalu merdeka
Jika kepentingan menjadi tuannya
Dan manusia yang mengaku bijaksana
Kadang tunduk pada singgasana

 

Karya: Syariful Hidayat, Pendidik di SMK IBU Pakusari Jember dan Ketua Lesbumi di MWCNU Sumbersari Jember

Editor : Sidkin
Seremonial logika berpikir kritik