Bianca
Sore tak memberimu lengang
apalagi tenang
gugur-gugur dedaunan
dari ranting rambutmu
yang tampak senja
pamit dengan tiba-tiba tanpa kata
dan “Matahari Tumpah Di Ujung Lembah”
merasuk kepiluan dari puisi sahabatku
by rose
tentang sunyimu, kekasihku.
Angin berhembus rapuh
mengecup kening jendela kamarmu
begitu pucat bibir itu
menahan rindu yang habis terkikis
oleh dusta
gemetaran menggigil pilu,
Hari ini anakku
menatap pohon mahoni di alun-alun
saling berkejaran memungut
kenangan luka,
juga air mata duka
__Ibu,
nanti malam aku akan
mengambil bulan untukmu ibu
dan satu bintang untuk kuselipkan
di kerudung ibu, bisiknya lirih
menusuk gendang telinga
Dan aku hanya mengangguk
dengan menahan senyum yang agak basi
Aku tertunduk
menyobek lembaran-lembaran perpisahan
yang tinggal siluet wajahmu
di punggung bianca.
Karya Achmad Raidi, Advokat, Ketua Lembaga Bantuan Beasiswa Indonesia (LBBI) Pondok Pesantren AL-Ishlah Jenggawah Jember.