HALOJEMBER - Timnas Indonesia U-23 makin ciamik dengan menumbangkan Korea Selatan U-23 di Piala Asia U-23 2024.
Skor imbang 2-2 selama 120 menit. Timnas Indonesia yang dinakhodai Shin Tae-yong lantas menang lewat drama adu penalti dengan skor 11-10. Total penendang pinalti adalah 24 dengan masing-masing kesebelasan menendang pinalti 12 kali.
Apakah pinalti 12 kali setiap tim itu menjadi pinalti terbanyak atau terlama?
Dalam pinalti Timnas Indonesia Vs Korsel itu, Pratama Arhan yang menjadi penentu kemenangan Indonesia sampai menendang dua kali. Karena dalam adu pinalti tersebut terjadi 12 kali tendangan.
Hasil kemenangan itu mengantarkan skuad Timnas Indonesia U-23 ke babak semifinal Piala Asia U-23 2024. Garuda Muda menunggu pemenang duel Uzbekistan vs Arab Saudi di perempat final AFC U-23 Asian Cup.
Adu pinalti Indonesia VS Korsel dengan total 24 tendangan itu ternyata bukan terlama atau terbanyak. Skor pinalti 11-10 Indonesia VS Korsel pun, hasilnya sama dengan Liverpool lawan Chelsea.
Pada Januari 2022, Liverpool mengalahkan Chelsea 11-10 lewat adu penalti untuk memenangkan final Piala Carabao. Semua 22 pemain di tim utama bahkan ikut melakukan tendangan penalti.
Dilansir www.goal.com Rekor dunia untuk adu penalti terlama terjadi pada Maret 2022, ketika Washington mengalahkan Bedlington 25-24, dua tim non-liga dari Timur Laut Inggris.
Kedua tim berhadapan di babak pertama Piala Memorial. Pertandingan berakhir 3-3 setelah perpanjangan waktu, ada tambahan 49 gol yang dicetak dalam adu penalti.
Skor Adu Penalti Tahun Jumlah Penalti
Washington 25 - 24 Bedlington 2022 54
KK Palace 17 - 16 The Civics 2005 48
Old Wulfrunians 19 - 18 Lane Head 2021 44
Netherlands U21 13 - 12 England U21 2007 32
Scunthorpe 14 - 13 Worcester 2014 32
Liverpool 14 - 13 Middlesbrough 2014 30
Olympiacos 15 - 14 AEK Athens 2008 30
Brockenhurst 15 - 14 Andover Town 2013 30
Villarreal 11 - 10 Manchester United 2021 22
Macclesfield 11 - 10 Forest Green 2001 22
Liverpool 11 - 10 Chelsea 2022 22