Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Harumkan Nama Bangsa, Ini Rekor yang Diraih Rizki Juniansyah pada Olimpiade Paris 2024

Halo Jember • Minggu, 11 Agustus 2024 | 03:10 WIB

 

Rizki Juniansyah berhasil meraih medali emas pada Olimpiade Paris 2024. Foto: Instagram: @timindonesiaofficial
Rizki Juniansyah berhasil meraih medali emas pada Olimpiade Paris 2024. Foto: Instagram: @timindonesiaofficial

HALOJEMBER.COM - Rizki Juniansya berhasil mengahrumkan nama bangsa Indonesia berkat prestasinya meraih medali emas angkat besi nomor 73 kilogram putra di Olimpiade 2024 Paris, pada Kamis (8/8).

Ia berhasil mengalahkan Weeraphon Wichuma dari Thailand pada final nomor 73 kilogram putra yang berlangsung di South Paris Arena 6, Paris.

Rizki meraih emas kedua Indonesia di Olimpiade 2024. Sebelumnya, emas pertama dipersembahkan oleh Veddriq Leonardo pada cabang panjat tebing. Hal tersebut membuat Indonesia melesat di klasemen medali Olimpiade 2024.

Berikut lima rekor menakjubkan yang diciptakan oleh Rizki Juniansyah setelah meraih medali emas di Olimpiade 2024:

  1. Penantian Selama 72 tahun

Penantian panjang tim Angkat Besi Indonesia telah berakhir setelah kemenangan Rizki Juniansyah dalam merebut emas di Olimpiade 2024. Eksistensi tim Angkat Besi Indonesia dimulai tahun 1952 di Helsinki, Finlandia. Saat itu, Indonesia mengirim lifter Ging Hwie Thio.

Namun, tim Angkat Besi Indonesia memulai tradisi medali Olimpiade pada tahun 2000 di Sydney, Australia, berkat keberhasilan Lisa Rumbewas yang meraih medali perak. Sebelumnya, Indonesia belum pernah mendapatkan emas.

Akhirnya, setelah penantian selama 72 tahun, Indonesia berhasil meraih medali emas melalui Rizki Juniansyah.

  1. Rekor Olimpiade

Rizki berhasil memecahkan rekor Olimpiade untuk clean and jerk nomor 73 kilogram. Rizki berhasil mengangkat sebesar 199 kilogram pada angkatan kedua yang membuatnya memecahkan rekor Olimpiade.

  1. Meraih Emas Pada Debut Pertama

Pada debut pertamanya Rizki sukses meraih emas di Olimpiade cabang angkat besi. Terlihat rizki sangat emosional.

"Saya senang, bangga, dan sangat emosional saat menang dengan medali emas pertama saya dan menorehkan sejarah. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungannya. Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan perasaan saya," ujar Rizki.

  1. Atlet Termuda Peraih Emas

Rizki saat ini berusia 21 tahun, 1 bulan, dan 22 hari. Ia menorehkan prestasi setelah merebut emas di Olimpiade cabang angkat besi. Hal tersebut mengalahkan rekok Susy Susanti yang sudah bertahan selama 32 tahun dan memegang status sebagai atlet termuda Indonesia yang mampu meraih medali emas. Legenda badminton Indonesia tersebut meraih medali emas saat berusia 21 tahun, 5 bulan, dan 24 hari.

  1. Mempertahankan Tradisi Medali Angkat Besi

Diawali dengan prestasi Lisa Rumbewas pada Olimpiade 2000 Sydney, cabang angkat besi selalu berhasil mempersembahkan medali untuk Indonesia. Rizki berhasil mempertahankan tradisi tersebut karena telah berhasil meraih medali emas.

Sebelum menjadi juara lifter di Olimpiade 2024, Rizki merupakan juara dunia junior pada 2021 dan 2022 di kelas 73 kilogram putra. Ia memegang rekor dunia senior dalam angkatan total, rekor dunia junior dalam angkatan snatch, dan tiga rekor Sea Games.

Rizki Juniansyah lahir pada 17 Juni 2003. Orang tuanya juga merupakan atlet kebanggaan Indonesia. Ayahnya adalah mantan atlet angkat besi nasional bernama Mohammad Yasin dan pernah berprestasi di Sea Games 1983-1993. Sedangkan ibunya bernama Yeni Rohaeni yang merupakan atlet angkat besi Provinsi Banten.

Di sasana miliknya, sejak kecil Rizki dan kakaknya sudah dilatih oleh ayahnya menjadi atlet angkat besi. Ia telah memulai karir sejak usianya masih muda dan berhasil memenangkan medali pada beberapa kejuaraan daerah, seperti PPLP 2018, Popda, Porprov, dan PON.

Penulis: Delia Enggar Sugiana

Editor : Halo Jember
#rizky juniansyah #olimpiade #paris