HALOJEMBER - Kompetisi Usia Muda Liga Anak Indonesia musim perdana berlangsung hangat. Ajang yang mempertandingkan tiga kategori usia ini, bersaing di 24 regional Se-Indonesia, yang berlangsung sejak 1 hingga 31 November 2024.
Sementara, di Jawa Timur terbagi menjadi tiga regional, di antaranya Jember, Sidoarjo dan Malang.
Kesebelasan SSB JFoS U-10 Jember berhasil menjadi kampiun Liga Anak Indonesia regional Jember.
Pada laga final melawan Tunas 92 Banyuwangi, pesepak bola usia dini Jember ini keluar sebagai pemenang lewat drama adu penalti.
Ketua SSB JFoS Mila Wahyuningtyas mengatakan, tim asuhannya ini turun di semua rentang usia Liga Anak Indonesia regional Jember, mulai dari U-10, U-11 hingga U-12. Namun, yang menjadi juara hanya U-10.
Diketahui Liga Anak Indonesia wilayah Jatim, dibagi menjadi tiga. Di antaranya Jember, Sidoarjo, dan Malang.
Masing-masing juara setiap regional akan langsung menuju nasional.
“Tim kami lolos di tingkat regional, nanti akan bertanding dengan juara di masing-masing regional,” ungkapnya.
Perempuan yang akrab dipanggil Tyas itu mengaku, dalam mempersiapkan laga di tingkat nasional ini tentunya membutuhkan intensitas latihan yang lebih dari sebelumnya.
Mengingat usia mereka masih terbilang dini, maka terus memperkuat teknik dasar. Mulai dari passing hingga dribble.
Untuk membangun kerja sama tim, kata dia, tentunya menjadi tantangan tersendiri baginya.
Apalagi anak usia di bawah 10 tahun masih terbilang sulit untuk diarahkan.
Tyas mengaku, keterwakilannya di Liga Anak Indonesia ini sudah cukup membanggakan.
Apalagi timnya nanti akan membawa nama Jember untuk unjuk kemampuan di tingkat nasional.
“Kami tidak punya harapan lebih, hanya ingin memberi pengalaman kepada mereka, dan memberikan yang terbaik untuk Jember,” pungkasnya. (dhi/c2/dwi)
Editor : Halo Jember