Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Pondok Pesantren Tunggu Kompetisi Liga Santri, Ini Penjelasan Ketua Askab PSSI Jember

Sidkin • Minggu, 1 Juni 2025 | 23:00 WIB
Kompetisi Piala KASAD Liga Santri 2022. (Dok. Radar Jember)
Kompetisi Piala KASAD Liga Santri 2022. (Dok. Radar Jember)

 

KEPATIHAN, Halo Jember - Pondok pesantren (ponpes) di Jember sudah tak sabar menyambut gelaran Liga Santri yang bakal digelar Askab PSSI Jember. Hal itu disampaikan salah satu pimpinan pondok pesantren di Jember.

Sebab kompetisi ini bisa menjadi harapan pengembangan sepak bola di lingkungan pondok pesantren.

Sehingga akan muncul banyak bibit pesepakbola yang berasal dari kalangan santri.

Pimpinan Pondok Pesantren Ihya’us Sunnah Alhasany Jember, KH Imam Bukhori mengatakan, menurutnya sepak bola memiliki manfaat besar bagi para santri.

Selain untuk menjaga kesehatan, kegiatan sepak bola yang dilakukan secara profesional juga akan meningkatkan kedisiplinan yang nantinya juga berpengaruh pada kegiatan pembelajaran di pondok.

“Kesehatan dan kedisiplinan ini akan sangat menentukan keberhasilan pembelajaran di pesantren,” ujar Kiai Imam kepada Halo Jember beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan, sebagai bagian dari masyarakat, santri juga memiliki hak yang sama untuk berprestasi melalui jalur olahraga.

Oleh karena itu, penting bagi santri untuk mengenal olahraga, termasuk kompetisi resmi seperti Liga Santri.

Menurutnya, pesantren juga memiliki potensi besar dalam mencetak generasi yang terampil di bidang sepak bola.

Dia menyebut, pihaknya akan mendukung apabila para santrinya ingin mengikuti gelaran liga santri. Sebab kompetisi sepak bola resmi dapat menjadi media positif dalam membentuk karakter santri.

Pemain sepak bola, imbuhnya, tidak hanya lahir dari lembaga pendidikan formal, tetapi juga bisa muncul dari pesantren.

“Menjadi bagian dari pesantren adalah bagian dari semangat perjuangan. Kemerdekaan pun diraih melalui kerja keras para santri. Maka, tak ada alasan santri tak bisa bersinar di olahraga,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Askab PSSI Jember Abdullah Waid menyebut, Liga Santri sudah masuk dalam program kerja Askab.

Hanya saja, pelaksanaannya masih menunggu waktu yang tepat karena Askab PSSI masih harus fokus pada dua agenda besar.

“Kami masih dalam masa transisi. Tapi kami berkomitmen untuk menggelar Liga Santri. Namun fokusnya saat ini adalah Porprov dan Piala Soeratin” katanya beberapa waktu lalu. (yul/kin)

Editor : Sidkin
#pondok pesantren #santri #liga santri #pesepak bola #Askab PSSI Jember