AJUNG, Halo Jember – Gantole menjadi satu-satunya pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 yang digelar bukan di Malang Raya, melainkan di Jember.
Walau Jember menjadi tuan rumah, justru para atletnya memilih tidak memakai fasilitas hotel yang disediakan, padahal atlet gantole termasuk yang mendapatkan atlet kuota.
Artinya mereka bukan atlet mandiri yang mengeluarkan biaya sendiri untuk urusan akomodasi hingga penginapan.
Ketua Cabor Gantole Jember, Nawawi menjelaskan, gantole mendapatkan dua kuota atlet untuk diterjunkan di Porprov Jatim tahun ini.
Keduanya adalah Fabiano Ramadhoni dan Afifatul Maulidya Putri.
“Walau Porprov Jatim tuan rumah utama di tiga daerah, Batu, Kabupaten Malang, dan Kota Malang. Tapi untuk pertandingan gantole digelar di Jember, tepatnya Bandara Notohadinegoro,” paparnya.
Keduanya dijadwalkan bertanding mewakili Gantole Jember di landasan pacu Bandara Notohadinegoro mulai 28 Juni nanti.
Namun saat hendak dicarikan hotel terdekat dengan lokasi pertandingan, pihaknya justru menolak.
Nawawi melanjutkan, penolakan tersebut bukan bermaksud tidak menghargai fasilitas yang telah diberikan pemerintah.
Bukan pula menganggap hotel yang ditawarkan tidak nyaman.
Dikatakan, kedua atlet lebih memilih bermalam di rumah masing-masing.
Karena rumah kedua atlet gantole Jember dijadikan markas sementara para atlet Gantole Jatim.
“Banyak atlet gantole dari luar Jember yang akan menginap di rumah mereka (Fabiano dan Afifah, Red) pada saat Porprov Jatim bergulir," katanya.
Sehingga dari pada di hotel, mereka memilih di rumah sendiri.
"Dan bercengkerama dengan teman-teman gantole dari daerah lain. Jadi, meskipun di atas udara mereka bersaing, di luar pertandingan mereka berteman,” katanya. (yul/dwi)
Editor : Sidkin