Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Panahan Jember Raih Tiga Medali Porprov Jatim IX 2025, Jadi Catatan Lebih Baik dari Edisi Sebelumnya

Sidkin • Kamis, 3 Juli 2025 | 04:15 WIB
Atlet Panahan Kategori Beregu Recurve Putra, Rafif Rajilmahasin bertanding memperebutkan medali perunggu, melawan Kota Blitar di Lapangan Ajendam V/Brawijaya, Rabu (2/7).
Atlet Panahan Kategori Beregu Recurve Putra, Rafif Rajilmahasin bertanding memperebutkan medali perunggu, melawan Kota Blitar di Lapangan Ajendam V/Brawijaya, Rabu (2/7).

MALANG, Halo Jember - Panahan Jember raih tiga medali Porprov Jatim IX 2025, jadi catatan lebih baik dari edisi sebelumnya.

Atlet cabor panahan kontingen Jember tampil impresif dengan menorehkan satu medali emas dan dua perunggu di Lapangan Ajendam V/Brawijaya, Kota Malang, Rabu (2/7).

Torehan tersebut lebih baik dari edisi sebelumnya.

Pada Porprov 2023 Jatim IX di Sidoarjo, panahan hanya mampu membawa pulang dua medali perak.

Medali emas diraih oleh atlet pendatang baru, Nevalia Dwi Prabansari yang baru mengikuti Porprov.

Dia berpasangan dengan Mustofa Fahim Azmi dan berhasil merebut medali emas dari nomor Mix Team Nasional Bow dengan jarak target 40 Meter setelah mengalahkan Sidoarjo di Semifinal dan Pacitan di Final.

Neva sapaan akrab Nevalia menceritakan, di babak semifinal dia berhasil menang melawan Kabupaten Sidoarjo.

Kemudian di babak final Neva dan Azmi menghadapi perlawanan sengit dari Pacitan.

Neva mengaku tak menyangka bisa mempersembahkan emas di Kompetisi Porprov pertamanya.

"Soalnya lawan yang dihadapi terlihat jago dan berpengalaman. Namun ternyata mereka bisa dikalahkan," katanya.

Sementara itu, medali perunggu diraih dari nomor individu 40M yang dipersembahkan Mustofa Fahim Azmi.

Kemudian, tambahan medali perunggu diraih dari nomor beregu recurve putra jarak 70 M yang diperoleh Rafif Rajilmahasin, Hanif Krido Waskito, Dzakwan Putra Pangestu dan Aura Mahsa Pandanaran.

Mereka berhasil merebut medali itu usai mengalahkan Kota Blitar.

Rafif menyampaikan, salah satu kesulitan yang dihadapi timnya dalam kompetisi kali ini adalah melakukan koreksi angin.

Yaitu menyesuaikan arah bidikan dengan arah angin yang berhembus.

Sebab menurutnya venue yang digunakan pada pertandingan cukup berbeda dengan tempatnya biasa latihan.

"Pertama saya rasa latihannya memang kurang, kemudian kami tidak biasa dengan kondisi angin yang seperti ini. Di tempat kami latihan di lapangan brigif lapangannya dikelilingi pohon tinggi mungkin angin terhalang, namun di sini angin sangat kencang, di jarak target 70 meter tentu ini sangat berpengaruh," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jember Kusuma Irianto menuturkan, anak asuhnya masih menyisakan tiga nomor pertandingan yang akan berlangsung Kamis siang (3/7).

 

Artinya peluang untuk menambah pundi-pundi medali masih terbuka.

"Besok masih ada kategori compound, barebow putra dan putri, setidaknya masih bisa nambah satu perunggu," ujarnya. (yul/nur)

Editor : Sidkin
#Porprov Jatim 2025 #medali porprov #cabor panahan #panahan