PATRANG, Halo Jember – Jelang Piala Soeratin 2025, Persid U-17 masih terburu-buru menembak, finishing jadi perhatian pelatih.
Latihan finishing masih menjadi menu utama skuad Persid U-17 dalam menyongsong Piala Soeratin Jatim yang akan digelar 12 Juli mendatang.
Sebab, dalam beberapa kali uji coba masih banyak ditemukan pemain kurang tenang saat berada di mulut gawang lawan.
Pelatih Persid U17 Achmad Jainuri menyampaikan, menu latihan finishing berdasarkan evaluasi dari laga uji coba.
Di antaranya melawan Unmuh Jember dengan skor 0-0, lalu Putra Cangkring FC 1-1, Persijatim 1-1, dan terakhir melawan Persebo U-17 dengan skor kemenangan 3-1.
“Uji coba terakhir lawan Persebo (8/7) kemarin, baru kami menang 3-1,” paparnya.
Menurutnya, dari pertahanan skuadnya sudah bagus. Terlebih saat menjamu tim lokal Jember yang secara usia lebih senior.
Namun pada laga uji coba tersebut banyak peluang yang terbuang sia-sia.
Menurut Jainuri, terdapat beberapa faktor yang membuat anak asuhnya sering kali gagal mencetak gol, bahkan ketika berada di mulut gawang lawan.
Salah satunya adalah terburu-buru dalam melakukan finishing.
“Ketika melakukan finishing sering kali mereka tidak tenang,yang seharusnya bisa gol jadi tidak gol,” katanya.
Lebih lanjut, setidaknya terdapat beberapa skema latihan finishing yang dilakukan.
Di antaranya adalah finishing kerja sama tim. Beberapa pemain melakukan serangan dengan umpan satu-dua sebelum melakukan tembakan.
Selain itu ada pula latihan finishing yang dihalang dua hingga tiga pemain belakang.
Dalam hal ini, para striker dilatih untuk mengecoh pemain belakang lawan. Terakhir adalah latihan shooting.
“Latihan tendangan ke gawang ini tak hanya striker, seluruh pemain dilatih untuk melakukan tembakan dari sisi kiri, kanan maupun tengah,” terangnya. (yul/dwi)
Editor : Sidkin