JEMBER, Halojember.jawapos.com - Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan ambisi besar daerahnya untuk naik kelas sebagai pusat penyelenggaraan event berskala nasional hingga internasional.
Menurutnya, kesuksesan gelaran Street Parade International Jember Marching Carnival (JMC) 2025 menunjukkan bahwa Jember tak lagi menjadi tuan rumah kegiatan kecil.
Ia menilai momentum ini sebagai bukti bahwa kepercayaan publik terhadap Jember telah pulih dan harus dijawab dengan event-event yang lebih besar dan lebih berkelas.
"Tidak boleh lagi ada event kecil di Jember. Event yang hadir harus berskala besar. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan kepada Kabupaten Jember kembali pulih," ujar Gus Fawait, Sabtu malam, (15/11/2025).
Baca Juga: Street Parade JMC 2025 Sukses Digelar, Jember Mantapkan Langkah Menuju Event Marching Band Dunia
Baginya, keberhasilan dua agenda besar tersebut menjadi bukti nyata bahwa Jember memiliki kapasitas penyelenggaraan yang mampu menampung event berskala nasional hingga internasional, sekaligus memperlihatkan antusiasme publik yang tak pernah surut.
Malam itu, Alun-Alun Jember berubah menjadi panggung raksasa yang dipenuhi cahaya, kostum megah, dan ritme energik ribuan peserta.
Ini menjadikan JMC 2025 sebagai salah satu parade malam paling spektakuler yang pernah digelar di kota ini.
Ketua KORMI Jember, Tri Basuki, menjelaskan bahwa konsep Night Street Parade dipilih untuk memberikan ruang kreativitas lebih luas bagi para peserta.
Menurutnya, suasana malam memberikan fleksibilitas visual yang sulit dicapai pada siang hari, terutama dalam permainan cahaya dan kostum.
"Kami ingin suasana yang lebih glamor dengan permainan cahaya sehingga peserta bisa berkreasi maksimal. Jika digelar siang hari, kostum mereka lebih cepat mengalami kerusakan," jelasnya.
Tahun ini, parade menghadirkan 43 unit peserta, termasuk 18 dari Jember, satu kontingen dari Filipina, dan puluhan lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
Tri Basuki menambahkan bahwa keterlibatan peserta luar negeri menunjukkan semakin kuatnya jejaring Jember dalam komunitas marching band Asia, serta membuka peluang lebih besar bagi talenta lokal untuk bersaing di berbagai tingkatan kompetisi.
Ia menegaskan bahwa atlet marching band asal Jember tengah dipersiapkan untuk mengikuti seleksi menuju ajang provinsi hingga internasional, termasuk ASEAN Music Game.
Keberhasilan penyelenggaraan JMC dan Kejurprov Drum Band 2025 ini tidak hanya menjadi tontonan menarik bagi masyarakat, tetapi juga sebuah penanda bahwa Jember siap melangkah menuju era baru.
Yakni era event besar, event berkelas, dan event yang menempatkan Jember dalam peta kegiatan nasional maupun internasional.
Dengan dukungan publik yang masif dan standar penyelenggaraan yang terus meningkat, Jember kini berada pada momentum terbaik untuk bangkit sebagai pusat gelaran kreatif dan olahraga yang membanggakan.
Editor : Sidkin