AJUNG, Radar Jember - Ikromul Hadi Khoirussyfa dan Rahmad Taufiq Hidayat turut menjadi faktor kunci gemilangnya penampilan Persid Jember di Liga 4 Jatim pada fase grup.
Sebab, dua penjaga gawang Persid ini mampu mencatatkan kemenangan untuk Persid.
Pelatih kiper Persid Jember, Abdul Rahman enggan jumawa atas keberhasilan kedua muridnya pada fase grup babak 64 besar Liga 4 Jatim beberapa waktu lalu.
Menurutnya keberhasilan itu tidak lepas dari kekompakan permainan tim secara menyeluruh.
“Dalam menjaga pertahanan tentu kiper tidak bekerja sendiri, ada koordinasi dengan pemain lain khususnya di sektor bertahan,” sebutnya saat ditemui di sela-sela latihan (2/1).
Rahman menjelaskan, meski di babak 64 besar lalu gawang Persid tidak tertembus, bukan berarti bukan berarti kiper dan pemain belakang bermain tanpa kesalahan.
Dikatakan, dalam pertandingan terdapat sejumlah blunder berupa miskoordinasi yang membuat beberapa kali gawang persid terancam.
“Misalnya, yang seharusnya teriak untuk manggil temannya atau memberi sinyal, kadang diam saja, ketika salah komunikasi itu cukup berbahaya,” ungkapnya.
Lebih jauh, Rahman menjelaskan fokus latihan kedua kiper Persid pada jeda pertandingan sebelum menghadapi babak 32 besar pada lima Januari mendatang.
Dikatakan, kiper pada sepak bola modern tidak boleh hanya memiliki skill menangkap atau menepis bola.
Sebab, tanggung jawab kiper bukan sekedar mengamankan gawang, namun juga turut aktif dalam membangun serangan.
“Sebenarnya tidak banyak berbeda dengan latihan persiapan 64 besar lalu, hanya saja sekarang porsinya kami tambah, termasuk latihan mengontrol bola tanpa tangan,” pungkasnya.
Editor : Sidkin