JEMBER, Halojember.jawapos.com - Ratusan suporter Persid Jember memadati kawasan Pendapa Wahyuwibawagraha, Sabtu (7/2/2026).
Dengan iring-iringan sepeda motor dan mobil, mereka menyambut kedatangan skuad kebanggaan yang sukses melaju ke semifinal Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur.
Nyanyian, yel-yel, dan anthem Persid menggema sepanjang jalan, menciptakan suasana haru sekaligus penuh semangat.
Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah para pendukung setia.
Selama lima pertandingan terakhir, mereka tak bisa memberi dukungan langsung di stadion.
Karena itu, momen bertemu tim secara langsung di pendapa menjadi pelampiasan rindu sekaligus bentuk apresiasi atas perjuangan para pemain.
Setibanya di pendapa, rombongan tim Persid disambut Bupati Jember bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Satu per satu pemain dan ofisial bersalaman, diiringi tepuk tangan para suporter.
Pertemuan itu menjadi simbol kebersamaan antara tim, pemerintah daerah, dan masyarakat yang terus memberi dukungan.
Suasana semakin hangat ketika acara dilanjutkan dengan makan bersama di halaman pendapa.
Pemerintah daerah menggandeng beberapa pelaku UMKM lokal untuk menyediakan hidangan gratis bagi pemain dan suporter.
Ada soto, gado-gado, mi ayam, bakso, sate, hingga minuman segar seperti es teh dan es cincau yang disajikan berderet.
Bagi para pelaku UMKM, keterlibatan mereka dalam momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri.
Sementara bagi suporter, kebersamaan itu bukan sekadar perayaan kelolosan ke semifinal, melainkan bukti bahwa Persid Jember bukan hanya milik tim, tetapi milik seluruh warga.
Bupati Jember Muhammad Fawait ikut makan bersama pemain, ofisial, manajemen, dan suporter Persid Jember.
Sembari duduk di tangga lantai, Gus Fawait ikut menikmati hidangan dari UMKM.
Bupati juga berbincang bersama sejumlah pemain dan suporter.
Ia menegaskan, sepak bola harus menjadi alat pemersatu masyarakat.
Gus Fawait mengajak seluruh elemen, mulai dari suporter hingga masyarakat luas, untuk terus memberikan dukungan tanpa melihat perbedaan latar belakang.
"Di bola ini, semua menjadi satu untuk Persid lebih baik dan bangkit untuk Jember Baru Jember Maju," tegas Gus Fawait.*
Editor : Sidkin