HaloJember – Stadion Mineirão di Belo Horizonte menjadi saksi salah satu laga paling kacau dalam sejarah sepak bola Brasil.
Final Campeonato Mineiro 2026 antara Cruzeiro dan Atlético Mineiro berakhir dengan kericuhan besar yang membuat 23 pemain sekaligus diusir dari lapangan.
Pertandingan yang digelar Minggu (8/3/2026) itu sebenarnya dimenangkan Cruzeiro dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan dicetak striker Kaio Jorge pada menit ke-60 setelah memanfaatkan umpan matang dari Gerson.
Gol tersebut sekaligus memastikan Cruzeiro mengangkat trofi juara negara bagian.
Namun kemenangan itu justru tenggelam oleh kericuhan kolosal yang pecah menjelang laga berakhir.
Awal Keributan di Injury Time
Insiden bermula pada masa injury time ketika gelandang Cruzeiro Christian terlibat benturan keras dengan kiper Atlético Mineiro Everson di area penalti.
Dalam laporan pertandingan, Everson disebut tersulut emosi setelah duel tersebut. Ia mendorong Christian hingga jatuh lalu menindihnya dengan lutut. Aksi itu langsung memancing reaksi pemain Cruzeiro yang berlari ke arah kiper Atlético.
Situasi dengan cepat berubah menjadi perkelahian massal. Pemain dari kedua tim saling pukul, menendang, dan mendorong. Pemain cadangan, staf pelatih hingga ofisial tim ikut masuk ke lapangan.
Kericuhan bahkan membuat aparat keamanan dan polisi militer turun tangan untuk memisahkan para pemain.
Wasit Keluarkan 23 Kartu Merah
Wasit Matheus Delgado Candançan akhirnya mencatat 23 kartu merah dalam laporan resmi pertandingan.
Sebanyak 12 pemain Cruzeiro diusir, termasuk Kaio Jorge, Christian, dan kiper veteran Cássio. Sementara 11 pemain Atlético Mineiro juga mendapat kartu merah, di antaranya kapten tim Hulk dan Everson.
Jumlah tersebut memecahkan rekor sebagai pertandingan dengan kartu merah terbanyak dalam sejarah sepak bola Brasil. Rekor sebelumnya adalah 22 kartu merah yang terjadi pada laga 1954 antara Portuguesa dan Botafogo.
Meski demikian, angka tersebut masih belum melampaui rekor dunia. Rekor global masih dipegang pertandingan liga Argentina tahun 2011 antara Claypole dan Victoriano Arenas yang menghasilkan 36 kartu merah.
Hulk Minta Maaf
Setelah pertandingan, striker Atlético Mineiro Hulk menyampaikan permintaan maaf atas kericuhan tersebut.
Ia mengaku sangat menyesalkan insiden yang terjadi di hadapan puluhan ribu penonton.
“Ini sangat disayangkan. Kami tidak boleh memberi contoh seperti itu karena dampaknya bisa dilihat oleh seluruh dunia,” kata Hulk.
Juara yang Tertutup Skandal
Bagi Cruzeiro, kemenangan ini sebenarnya sangat berarti karena mengakhiri penantian gelar Campeonato Mineiro sejak beberapa tahun terakhir.
Namun alih-alih dikenang sebagai malam kejayaan, final di Mineirão justru tercatat dalam sejarah sebagai “derbi paling brutal” di sepak bola Brasil—dengan 23 pemain diusir setelah perkelahian massal di lapangan.
Editor : Yulio Faruq Akhmadi