Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Pratama Arhan Ukir Sejarah Sebagai Lulusan Pertama dengan Ijazah 'Blockchain' di Udinus

Yulio Faruq Akhmadi • Jumat, 3 April 2026 | 15:14 WIB
Pemain tim nasional Indonesia, Pratama Arhan Alif usai mengikuti sidang skripsi di Udinus Semarang, Jawa Tengah (Humas Universitas Dian Nuswantoro)
Pemain tim nasional Indonesia, Pratama Arhan Alif usai mengikuti sidang skripsi di Udinus Semarang, Jawa Tengah (Humas Universitas Dian Nuswantoro)

SEMARANG, HALO JEMBER – Bintang sepak bola kebanggaan Indonesia, Pratama Arhan, kembali mencatatkan rekor. Namun kali ini bukan soal lemparan ke dalam atau gol spektakuler, melainkan pencapaian akademik yang revolusioner.

Arhan resmi dinyatakan lulus sidang skripsi di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang pada Kamis (2/4), sekaligus menjadi salah satu lulusan pertama yang ijazahnya diproteksi dengan teknologi Blockchain.

Langkah Udinus membekali ijazah Arhan dengan teknologi masa depan ini menjadikannya salah satu atlet sekaligus lulusan paling "aman" secara administrasi di Indonesia.

Ijazah Anti-Palsu Berbasis Blockchain

Penggunaan teknologi Blockchain pada ijazah Pratama Arhan merupakan langkah terobosan untuk menjamin keaslian dokumen akademik secara permanen.

Dengan sistem ini, data kelulusan Arhan tersimpan dalam jaringan terdesentralisasi yang mustahil untuk dipalsukan atau dimanipulasi oleh pihak mana pun.

Sebagai lulusan program studi Manajemen, Arhan menjadi wajah dari transformasi digital dunia pendidikan tinggi di Indonesia.

Ijazah digital berbasis blockchain ini memungkinkan verifikasi data alumni dilakukan secara instan oleh pihak klub profesional di luar negeri atau instansi mana pun hanya dengan melakukan pemindaian cepat, tanpa perlu proses legalisir manual yang rumit.

Pionir Lulusan Jalur Beasiswa Atlet

Rektor Udinus mengungkapkan kebanggaannya atas dedikasi Arhan. Pasalnya, Arhan tidak hanya sukses menjadi "pilot project" untuk ijazah teknologi terbaru ini, tetapi juga menjadi bukti keberhasilan program beasiswa atlet berprestasi.

Meski jadwal bertandingnya sangat padat mulai dari kompetisi di luar negeri hingga tugas negara bersama Timnas Indonesia Arhan mampu menyelesaikan kewajiban akademiknya tepat waktu. Kedisiplinan ini dianggap setara dengan performanya saat menjaga lini pertahanan skuad Garuda.

Inspirasi Digital bagi Generasi Muda

Keberhasilan Arhan meraih gelar Sarjana Manajemen (S.M.) dengan ijazah blockchain ini menjadi sinyal positif bagi dunia pendidikan dan olahraga. Arhan membuktikan bahwa seorang atlet profesional bisa tetap melek teknologi dan mengutamakan pendidikan sebagai bekal masa depan.

Kini, Arhan siap menyongsong babak baru dalam kariernya dengan gelar sarjana yang tidak hanya diakui secara akademik, tetapi juga terproteksi secara digital oleh sistem keamanan tercanggih saat ini.(yul)

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
#block chain #blockchain #ijazah #timnas indonesi #Pratama Arhan