JAKARTA – Persija Jakarta akhirnya berhasil mengakhiri paceklik kemenangan mereka dengan cara yang sangat impresif.
Dalam foto yang dijepret fotografer asal Jember bernama Akbar Wijaya, tampak bagaimana para punggawa Macan Kemayoran begitu mendominasi kala menjamu rival klasiknya, Persebaya Surabaya.
Dalam laga bertajuk Super Match di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (11/4) malam, skuat Macan Kemayoran tampil perkasa dan menutup pertandingan dengan skor telak 3-0.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi tim Ibu Kota setelah dalam tiga pertandingan sebelumnya mereka tampil kurang konsisten dan hanya mampu mengamankan dua poin.
Tambahan tiga angka ini sekaligus membuktikan bahwa mentalitas juara Persija kembali bangkit di hadapan ribuan pendukung setianya.
Jalannya Pertandingan: Panggung bagi Eksel Runtukahu
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persija langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan memaksa lini pertahanan Bajul Ijo bekerja ekstra keras.
Hasilnya, pada menit ke-17, akselerasi Eksel Runtukahu di dalam kotak terlarang dihentikan secara ilegal oleh pemain bertahan Persebaya. Wasit pun menunjuk titik putih. Allano Lima yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna, membawa Persija unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, dominasi Persija semakin tak terbendung. Menit ke-54, GBK bergemuruh saat Eksel Runtukahu mencatatkan namanya di papan skor.
Penyerang muda ini melepaskan sepakan melengkung yang sangat indah dari luar kotak penalti, menempatkan bola di sudut yang sulit dijangkau oleh penjaga gawang Persebaya.
Tak puas dengan dua gol, skuat asuhan Mauricio terus menggempur. Kolaborasi antara Allano Lima dan Eksel kembali membuahkan hasil pada menit ke-76.
Melalui kerja sama yang apik, Allano memberikan umpan kunci yang diselesaikan dengan dingin oleh Eksel melalui sepakan kaki kanan yang akurat. Gol ini sekaligus menjadi penutup pesta kemenangan Persija malam itu.
Mauricio: "Keseimbangan Adalah Kunci"
Dalam sesi konferensi pers usai laga, pelatih Persija, Mauricio, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menilai anak asuhnya telah berhasil menunjukkan potensi sebenarnya yang selama ini ia yakini ada dalam tim.
"Kami memainkan pertandingan yang hebat dan mendominasi permainan sepenuhnya. Bahkan, jika kami sedikit lebih tenang di sepertiga akhir lapangan, skor bisa saja lebih besar," ujar Mauricio dengan nada optimis.
Mauricio menekankan bahwa kunci utama dari dominasi total atas Persebaya adalah keseimbangan antarlini. "Saya selalu percaya bahwa tim yang bagus adalah tim yang seimbang; menyerang dengan tajam namun tetap disiplin dalam bertahan.
Hari ini, para penyerang kami juga sangat luar biasa dalam membantu pertahanan," tambahnya.
Memutus Tren Negatif
Kemenangan meyakinkan ini tidak hanya berarti tiga poin, tetapi juga menjadi bukti keberhasilan Mauricio dalam mengevaluasi tim setelah rentetan hasil minor.
Kekompakan yang ditunjukkan lini belakang dalam menjaga clean sheet menjadi catatan positif tersendiri, mengingat Persebaya bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan.
Dengan hasil ini, Persija Jakarta kini kembali menatap persaingan papan atas dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Persebaya Surabaya harus segera melakukan pembenahan total untuk menghadapi laga-laga berikutnya di musim 2025-2026.(yul)