Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Kisah Perjuangan Dibalik Pembangunan Masjid Al Mubarokah Paseban Jember, Dulu Ditolak Kini Banyak Jamaah

Halo Jember • Jumat, 22 Maret 2024 | 05:11 WIB

 

Masjid Al- Mubarokah Paseban Kencong Jember (Foto : Radar Jember)
Masjid Al- Mubarokah Paseban Kencong Jember (Foto : Radar Jember)

HALOJEMBER.COM – Berada di daerah dataran rendah dengan dikelilingi kebun dan persawahan membuat suasana disekitar masjid Al Mubarokah terasa sejuk dan nyaman.

Pemandangan hijau nan asri menjadi panorama yang menyegarkan mata. Masjid Al-Mubarokah terletak di Desa Paseban Kecamatan Kencong.

Bangunan masjid tampak sederhana dengan gaya arsitektur khas pendopo adat Jawa. Namun cerita dibalik pembangunanya ternyata tidak sesederhana bangunanya.

Masjid ini menyimpan sejarah rumit dalam pembangunanya. Ada kisah perjuangan tokoh dan warga setempat.

Pendiri Masjid Al Mubarokah, Sumo, 80, menceritakan pembangunan masjid itu dimulai pada tahun 1995.

Warga Dusun Blokelor berinisiatif membangun masjid karena di dusun itu belum ada masjid, “Warga sini dulu jarang ke masjid karena masjidnya jauh” katanya.

Disekitar masjid terdapat makam Mbah Gembong alias Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat yang masih keturunan Sunan Gunung Jati.

Semasa hidupnya, mbah Gembong yang berasal dari Jawa Barat berkelana untuk menyebar agama Islam hingga kemudian wafat di Jember.

Banyak pengunjung yang berziarah ke makam Mbah Gembong. Sebelum dibangun masjid pengunjung kesulitan untuk beribadah. Kemudian Sumo dan warga sekitar berinisiatif untuk membangun masjid.

Namun sayang niat baik Sumo tidak mendapat sambutan baik. Beberapa warga menolak pembangunan masjid Al- Mubarokah.

Penolakan itu terjadi karena di dusun itu sudah ada masjid. Warga yang menolak khawatir pembangunan masjid baru akan membuat jumlah jamaah di masjid yang ada di Sidomulyo berkurang.

Namun penolakan dan pertentangan itu tidak menjadi halangan bagi Sumo dan warga Dusun Blokelor. Dengan dana swadaya Sumo bersama warga Blokelor membangun masjid.

Setelah melalui proses yang panjang, pembangunan masjid akhirnya rampung di tahun 2000. Ketakutan warga akan penurunan jamaah di masjid yang terletak di Sidomulyo tak pernah terjadi.

Dengan adanya masjid Al Mubarokah  warga Dusun Blokelor juga dapat beribadah berjamaah di masjid.

 Selain itu pengunjung yang berziarah ke makam mbah Gembong juga tak perlu susah payah mencari masjid terdekat.

Perjuangan Sumo dan warga sekitar dalam membangun masjid Al Mubarokah berbuah manis. Kini masjid tersebut bisa dimanfaatkan untuk beribadah, mengaji, dan kegiatan keagaaan lainnya.

Editor : Halo Jember
#jember #masjid