Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Guru Ngaji di Jember Ajarkan Anak Gemar Ke Masjid

Halo Jember • Selasa, 2 April 2024 | 01:31 WIB
Photo
Photo

HALOJEMBER.COM - Sering kali orang tua merasa dilema saat membawa anak kecil ke masjid. Ada perasaan takut atau khawatir jika si kecil dimarahi takmir masjid karena berisik. 

Sehingga anak-anak menjadi trauma dan tidak mau pergi ke masjid lagi. Padahal mengajarkan anak agar senang berkunjung ke masjid perlu dilakukan sejak dini. 

Takmir masjid bertuga menjaga keamanan dan kenyamanan area masjid agar jamaah dapat melakukan ibadah dengan tenang.

Sementara itu terkadang anak-anak yang datang suka bermain dan membuat kebisingan.

Oleh karena itu orang tua dan takmir masjid harus bekerja sama dalam menciptakan suasana masjid yang ramah anak. 

Sehingga takmir masjid masih bisa melakukan tugasnya dan orang tua bisa mendidik anak sholeh yang rajin ke masjid. 

Menanamkan kecintaan terhadap masjid perlu dilakukan sejak dini agar anak-anak rajin beribadah ke masjid.

Selain menjadi tempat ibadah umat Islam, masjid juga kerap digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Bahkan menjadi tempat pendidikan anak-anak untuk belajar mengaji.

Nah, masjid Al Ikhlas Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari sengaja menciptakan suasana masjid yang ramah anak. 

Salah satunya mengajak salat berjamaah, mengaji, belajar hadrah dan kegiatan-kegiatan keagamaan pengajian.

Guru mengaji Masjid Al Ikhlas Mochammad Hada'i mengatakan bukan hal mudah mengajak anak - anak ke masjid.

Butuh proses untuk membiasakan anak-anak beribadah kemasjid, apalagi hidup di lingkungan perkotaan.

"Ya memang tidak bisa langsung terbiasa, apalagi pengaduh pergaulannya," ucapnya.

Hada'i tidak pernah bosan mengajak anak-anak sekitar untuk pergi ke masjid dan belajar mengaji. Ketekunannya berbuah manis sehingga anak-anak tidak lagi perlu disuruh.

"Alhamdulillah sekarang mereka sudah istiqomah berangkat ke masjid, menjelang salat asar mereka sudah ada di masjid," sebutnya.

Dalam menanamkan kecintaan terhadap masjid, Hada'i selalu melibatkan anak-anak dalam kegiatan keagamaan dan peribadahan. 

Seperti memberi mereka jadwal adzan secara bergantian, hingga menjaga kebersihan lingkungan masjid.

Akibatnya anak-anak semakin rajin berangkat ke masjid dan menjalankan sholat lima waktu dan mengaji, atau hanya sebatas menjalankan tugasnya.

"Mereka sudah mau terbiasa ke masjid kami sudah sangag bersyukur," jelasnya.

Uniknya setiap salat jamaah lebih didominasi oleh anak-anak. Hada'i berharap agar keistiqomahaan mereka bisa terus bertahan, sehingga bisa melestarikan masjid untuk masa yang akan datang. 

Editor : Halo Jember
#jember #masjid #sholat #anak-anak