HALOJEMBER – Haul Habib Sholeh di Tanggul, Jember menyedot ribuan warga, baik dari Jember maupun luar daerah.
Haul yang digelar 20-21 April tersebut begitu ramai dengan manusia. Lantas bagaimana potretnya?
Pengamatan halojember.jawapos.com, jamaah atau peziarah begitu antusias mengikuti serangkaian haul. Walau kondisi panas mereka tetap antusias.
Saking ramainya, tenda yang disediakan panitia agar jamaah tidak terhindar dari terik matahari dan hujan, pun penuh.
Tidak sedikit mereka memilih menempati ke sejumlah tempat. Bahkan, terik matahari di atas kepala tidak menurunkan niat jamaah untuk mengikuti serangkaian haul. Alas tikar pun juga dipakai untuk penutup kepala, untuk mengurangi terik matahari.
Para jamaah haul juga ada yang duduk di rel kereta api. Petugas perlintasan kereta api pun juga menerjunkan setidaknya delapan relawan agar saat kereta api lewat, para jamaah terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Haul Habib Sholeh-Tanggul, Keturunan Rasulullah SAW, Berikut Biografinya
Petugas Jalur Lintas (PJL) PT KAI Daop IX Jember, Mohammad Wahyu mengatakan, pihaknya memahami kondisi haul yang banyak orang berdatangan. Oleh karena itu pihaknya juga meningkatkan peringatan ke peziarah dan masinis kereta api. "Saya hanya mengingatkan agar peziarah tetap berhati saat duduk di rel ataupun di samping rel kereta api. Selain itu juga memberikan isyarat ke masinis," ujarnya.
Baca Juga: Harga Penginapan Haul Habib Sholeh Tembus Rp 1 Juta. Tapi Ada yang Gocap dan Gratis
Isyarat ke masinis kereta api tersebut, agar kereta memperlambat lajunya. Selain itu juga meningkatkan kewaspadaan karena banyak orang yang ada di sekitar rel kereta api. (dwi)
Editor : Halo Jember