HALOJEMBER – Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid lebih dikenal luas sebagai Habib Sholeh Tanggul. Maklum saja, Habib Sholeh menghabiskan waktu dakwahnya di Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Di Tanggul juga Habib Sholeh disemayamkan dan 20-21 April 2024 lalu, adalah Haul Habib Sholeh ke 48.
Sebelum memutuskan berdakwa dan menetap di Tanggul. Habib Sholeh cukup lama di Lumajang, tepatnya di Kecamatan Tempeh. Kedatangan Habib Sholeh dari Yaman ke Indonesia, pada tahun 1921 dan Jakarta menjadi kota pertama didatangi. Namun, tak lama Habib Sholeh pergi ke Lumajang untuk berkunjung ke rumah sepupunya yaitu Habib Muhsin bin Abdullah al-Hamid.
Baca Juga: Sejarah Awal Mula dan Manfaat Sholawat Habib Sholeh Tanggul
Selama 12 tahun Habib Sholeh tinggal di Lumajang. Jejak Habib Sholeh pun masih terasa di Lumajang. Bahkan, dijadikan tempat wisata religi. Di rumah tua itu, juga terdapat sumur.
Sumur tua itu juga disebut sumur barokah Habib Sholeh. Dikatakan barokah karena terdapat manfaatnya, salah satunya yaitu mengatasi pelet.
Melansir dari channel YouTube Penerus Para Nabi, suatu hari dikisahkan ada ada gadis cantik yang jadi rebutan banyak pria. Ada pria yang benar-benar jatuh hati kepadanya, namun gadis cantik itu menolaknya. Berkali-kali pria menembak, berkali-kali pula gadis cantik itu menolak. Bahkan, si pria ingin menikahi gadis cantik itu, tetap saja ditolak mentah-mentah.
Karena, cinta si pria bertepuk sebelah tangan dan terlalu sakit hati dengan gadis tersebut. Lantas pergi ke orang ‘pintar’ dengan memelet atau guna-guna agar, si gadis itu mau dipersunting oleh si pria.
Singkat cerita, sang gadis cantik seketika menjelma jadi orang tidak waras. Bahkan, sampai membuat gadis itu keluar tanpa busa, akibat pengaruh ilmu pelet kiriman pria yang menaksirnya. Keluarga gadis pun kebingungan, karena sudah berobat ke mana-mana hasilnya tetap nihil.
Seorang warga lalu memberi tahu kepada keluarganya agar memandikan gadis itu di sumur keramat Habib Sholeh Tanggul yang ada di Lumajang. Sebab, sudah banyak orang sakit mandi di sumur itu sembuh dari penyakitnya atas izin Allah.
Meski segelintir orang menentangnya karena dianggap musyrik. Akhirnya, keluarga gadis itu pergi ke sumur Habib Sholeh Tanggul di Tempeh, Lumajang, Jawa Timur. Sesampainya di sumur itu, sebelum mandi, perwakilan keluarga bertawassul kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam, Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf (Gresik) dan Habib Sholeh Tanggul.
Saat gadis cantik itu dimandikan dengan air dari sumur Habib Sholeh itu. Atas izin Allah yang maha berkehendak, tak lama gadis berparas cantik itu sadar dan sembuh total. Gadis yang selama ini dianggap tidak waras atau gila itu seolah tak pernah terjadi apa-apa pada dirinya.
Tahun 2023 Ditemukan Sumur Habib Sholeh di Tanggul
Sumur kuno itu ditemukan saat ada renovasi pembangunan Masjid Riyadus Sholihin yaitu masjid yang dekat dengan makam Habib Sholeh. Pekerja bangunan yang turut renovasi masjid tersebut saat mencangkul di kedalaman sekitar 4 meter membentur benda keras.
Baca Juga: Harga Penginapan Haul Habib Sholeh Tembus Rp 1 Juta. Tapi Ada yang Gocap dan Gratis
Pekerja bangunan itu pun merasa benda keras itu adalah batu bukan sumur, karena hal itu sering terjadi. Saat ingin mendongkel batuan keras itu, ternyata adalah bibir sumur yang berbentuk melingkar.
Kontraktor pembangunan masjid tersebut yang juga sebagai santri, Arief Rahardiyan mengaku, saat membuka sumur itu mengeluarkan bau harum. Dia meyakini sumur keramat itu juga dipakai Habib Sholeh dalam metode penyembuhan penyakit, salah satunya penyakit kulit.
Dibuka Lagi Sejak 40 Tahun Terpendam
Penemuan sumur tua di Masjid Riyadus Sholihin itu membuat anak bungsu Habib Sholeh yaitu Syarifah Hadijah membuka sumur itu untuk khalayak umum pada Kamis (19/1/2023). Peresmian yang juga ditandai dengan berdoa bersama itu juga disaksikan oleh ribuan peziarah.
Baca Juga: Ini Potret Lautan Massa di Haul Habib Sholeh TanggulPerempuan dengan sebutan Hubabah mengatakan, dibukanya sumur tersebut diharapkan dapat memberi manfaat bagi seluruh jamaah atau peziarah yang datang ke makam Habib Sholeh. “Semasa ayah saya hidup, air sumur ini biasanya digunakan untuk menyembuhkan orang. Mudah-mudahan seluruh penyakitnya bisa sembuh, dengan menggunakan air barokah ini dan air ini bisa diambil secara gratis,” ujarnya.
Editor : Halo Jember