HALOJEMBER - Habib Ahmad Bafaqih adalah putra dari Habib Ali Bafaqih. Dia dikenal sebagai sosok yang tegas. Namun, terlahir dengan keadaan cacat. Dengan keterbatasan fisiknya ini Ahmad Bafaqih sering kali mengalami cacian dan hinaan dari orang-orang sekitarnya.
Hebatnya semua cacian dan hinaan itu dia terima dengan sabar, Ahmad Bafaqih tak pernah membalas cacian itu. Meski dengan keterbatasan fisik maupun kekurangan harta, dia selalu sabar.
Pada masa mudanya, Habib Ahmad Bafaqih pernah berjualan korek api walaupun hasilnya tidak menguntungkan. Kondisi kekurangan fisik maupun cobaan lainnya seperti kekurangan harta membuat Ahmad Bafaqih selalu berserah diri kepada Allah SWT.
Konon dengan kesabaran, dan kesucian hati, dia dianugerahi ilmu ladunni. Menurut cerita Ilmu tersebut didapatnya saat sedang berdiam diri di salah satu masjid di Yogyakarta. Banyak pejabat hingga artis turut mengambil keberkahan beliau.
Banyak cerita yang menyebut karomah beliau. Salah satu kisah yang beredar adalah mengetahui berita terbaru padahal tak membaca koran, mendengarkan radio, ataupun menonton televisi.
Beliau juga dikatakan terlihat berhaji di Mekkah padahal beliau saat itu tak pergi kemana-mana. Selain itu banyak orang yang sakit menjadi sembuh dengan izin Allah melalui karamah Habib Ahmad Tempel.
Kini dakwah Habib Ahmad Bafaqih Tempel diteruskan di antaranya oleh putra beliau, Habib Umar bin Ahmad Bafaqih (Sokaraja), Habib Ali bin Ahmad Bafaqih (Jogjakarta), kemudian oleh habib Muhammad Hamid Bafaqih (menantu dan juru kunci makam), Habib Husein bin Abdullah Assegaf (Sedayu, Jogja) dan Habib Zein Magelang.
Sedangkan di Kalsel, murid beliau yang terkenal adalah Guru Haji Asmuni (Guru Danau). Diantara ijazah wirid dari Habib Ahmad Tempel adalah,
“Jika kita ada hajat khusus hendaklah membaca Allahumma shalli ala sayyidina muhammadin wa ‘ala aali sayyidina muhammad,” sebanyak 124 kali bisa dicicil maksimal dalam jangka 40 hari.
Habib Ahmad Tempel sebenarnya wafat pada bulan Sya’ban. Sedangkan haul Ahad terakhir bulan Syawal adalah haul ayahandanya, yakni Habib Ali bin Ahmad Bafaqih.
Karena haul Ahad terakhir bulan Syawwal sudah berlangsung sejak jaman Habib Ahmad Tempel hidup, maka waktu haul ini tetap dipertahankan. Acara puncak haul beliau sendiri terdiri dari 2 sesi, malam Ahad ziarah kubra dan tahlil sedangkan Ahad Shubuh Maulid Nabi SAW.
Sembuhkan Penyakit Misterius Wapres RI Adam Malik
Wakil Presiden RI ke tiga H Adam Malik membuatkan kubah makam untuk Habib Ahmad dan ayahandanya.
Salah satu cerita yang beredar adalah saat Adam Malik diberitakan sakit. Oleh tim medis kepresidenan dan tim medis dari luar negeri menyatakan bahwa beliau mengidap suatu penyakit yang sulit disembuhkan.
Kemudian keluarga Adam Malik mengundang Habib Ahmad Bafaqih ke Jakarta bersama Habib Muhammad menantu beliau. Usai Adam Malik dirajah oleh Habib Ahmad Bafaqih, penyakit Adam Malik sembuh total.
Editor : Halo Jember