HALO JEMBER - Semakin mudahnya mendapatkan informasi, terkadang bisa lalai tentang kebenaran sumber berita tersebut. Oleh karena itu, pelajar juga harus dibekali hal dasar tentang dunia jurnalistik. Seperti yang siswa SMPN 1 Balung yang mendapatkan ilmu jurnalistik dari Jawa Pos Radar Jember.
Mendapatkan ilmu jurnalistik, setidaknya bisa memberikan inspirasi dan tata cara menulis. Selain itu juga, memahami teknik fotografi dan videografi dalam menunjang naskah tulisan.
Diklat jurnalistik itu digelar di SMPN 1 Balung, Sabtu (18/5/2024). Para peserta diajarkan dasar-dasar jurnalistik. Mulai dari penulisan, fotografi, hingga videografi.
Ketua panitia kelas pagi jurnalistik dari Jawa Pos Radar Jemner Henky Kurniawan mengatakan, tak hanya pemaparan materi, para siswa juga dibekali dengan ilmu praktik peliputan. Menurutnya, praktik menulis berita, foto, dan video yang dilakukan oleh siswa sudah cukup baik.
"Ada evaluasi bersama dengan pemateri, jadi siswa bisa tahu kekurangan dan belajar dari sana," ucapnya.
Belajar jurnalistik bagi siswa ini juga bisa mengairahkan budaya literasi. Mulai membaca, menulis, hingga memproduksi konten yang lebih bermanfaat.
Dia mengaku, dunia digital seperti ini membuat anak lebih kreatif. Namun, ada kalanya anak tidak bisa membedakan mana informasi atau berita hoax dengan tidak. Lewat mengenal ilmu jurnalistik dari Jawa Pos Radar Jember, setidaknya siswa tidak mudah termakan berita hoax.
"Karena mereka paham tentang berita itu harus berimbang. Hingga tahu mengecek kebenaran berita," tuturnya.
Editor : Halo Jember