HALOJEMBER.COM - Edu Garden di SMKN 5 Jember lebih banyak dikunjungi oleh siswa yang masih duduk di bangku TK dan sekolah dasar.
Biasanya para orang tuanya juga ikut mendampingi mereka. Meski sebenarnya wisata satu ini aman dan nyaman. Karena ada siswa dan guru yang mendampingi pengunjung.
Guru Jurusan APHP SMKN 5 Jember Marisa Amalia menyampaikan, materi yang disampaikan pada pengunjung disesuaikan dengan kelompok umurnya.
Jika masih TK, biasanya mereka akan diajari pengetahuan dasar saja, sebelum langsung praktek.
“Misalnya pada demo pembuatan roti. Minimal mereka tau bentuk adonan dan cara pembuatannya seperti apa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah TK Bustanul Ulum Kasiyan Jember, Isfina Zulqi mengatakan, sengaja mengajak siswanya untuk berkunjung je SMKN 5 Jember, selain dapat berlibur di tempat yang mudah diakses, siswa juga mendapatkan pengetahuan baru.
“Anak-anak bisa langsung praktek. Sehingga selain belajar di sekolah, anak-anak juga belajar di luar sekolah,” imbuhnya.
Dari praktek tersebut, Zulqi menilai siswanya banyak mendapatkan pengetahuan baru. Salah satunya mengetahui cara pembuatan kue dan sabun cair.
Oleh sebab itu, mereka tidak perlu lagi membayangkan bagaimana cara pembuatan barang-barang yang bisa digunakan atau dikonsumsi setiap hari.
“Selama ini, hanya bisa membayangkan atau melihat ibunya yang bisa bikin kue,” tuturnya sembari tersenyum.
Siswa di sekolahnya memang tidak jarang membuat adonan menggunakan alat peraga mainan, seperti plastisin.
Dari kunjungan itu, siswanya dianggap mengetahui cara yang benar membuat adonan hingga membuat kue. “Seru dan anak-anak suka,” pungkasnya. (ham/nur)
Editor : Halo Jember