HALOJEMBER.COM - Ingin membawa buah hati untuk berwisata sambil belajar, tapi masih bingung cari tempatnya?.
SMKN 5 Jember dapat menjadi solusinya. Lembaga pendidikan tersebut menyediakan berbagai wahana yang bisa dikunjungi oleh siswa TK hingga mahasiswa.
Ada beberapa kegiatan wisata yang bisa dilakukan di tempat tersebut. Diantaranya pembuatan roti, pembuatan sabun cair, belajar menanam sayuran, hingga membuat gantungan kunci.
Selain itu juga ada menangkap ikan, menonton film pendek di ruangan bioskop, bermain mobile robotic sebagai langkah mengenalkan coding lewat bermain.
Ada juga memberi pakan hewan dan panen telur ayam. Tak kalah menariknya, pengunjung juga dapat menaiki kereta kelinci yang sudah disediakan oleh sekolah, untuk mengunjungi tempat-tempat yang ada.
Akses menuju ke SMKN 5 Jember cukup mudah, lokasinya memang masih berada di sekitar kota, tepatnya di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jember.
Pengunjung bisa menggunakan transportasi umum seperti bus dan angkot, karena lokasinya juga tidak jauh dari terminal. Bagi yang ingin menggunakan kendaraan pribadi juga cukup worth it dan mudah dijangkau.
Jarak dari pusat kota ke SMKN 5 Jember hanya kurang lebih 9,3 kilometer saja. Jika menggunakan sepeda motor hanya butuh waktu 19 menit saja, sementara jika menggunakan mobil butuh waktu 23 menit. Tergantung kepadatan lalu lintas, jalurnya memang masih berada di jalan nasional.
Kepala SMKN 5 Jember Priwahyu Hartanti menyampaikan, wisata edukasi atau edu garden di SMKN 5 Jember itu dibuka sejak 2019 silam atau semenjak ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Baca Juga: Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Jember: Perkuat SMK Negeri Gandeng Industri Luar Negeri
Hal tersebut diharapkan dapat memberikan hiburan dan pembelajaran bagi pengunjung. “Paling banyak berkunjung itu siswa TK, mereka kami ajak untuk berwisata sambil belajar,” katanya.
Dia juga mengatakan, setiap pengunjung akan ditemani oleh siswa dan guru yang sesuai dengan keahliannya masing-masing. Mereka akan memberikan penjelasan, sebelum pengunjung langsung praktek.
Baik membuat sabun, menanam sayur maupun membuat roti. “Pada setiap tempat yang dikunjungi, ada praktek yang bisa dilakukan oleh pengunjung,” pungkasnya. (ham/nur)
Editor : Halo Jember