Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Inovasi Baru Mahasiswa Polije, Aplikasi Sistem Pelaporan Bencana Alam dan Cuaca di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Halo Jember • Rabu, 26 Juni 2024 | 03:14 WIB

 

 

Photo
Photo

HALOJEMBER.COM - Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) berhasil menciptakan aplikasi Sistem Pelaporan Bencana Alam dan Cuaca di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru melalui metode pembelajaran Project Based Learning (PBL).

Aplikasi ini berbaasis pelaporan yang merupakan suatu rangkaian proses pengumpulan, pengelohan, analisis, dan penyajian data menjadi informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan.

Adalah Adinda Widya Putri, dan kawan-kawannya merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) Diploma Tiga Manajemen Informatika yang berhasil membuat aplikasi tersebut.

Aplikasi ini berbasis Mobile dan Website. Dimana terdapat berbagai fitur guna menunjang aplikasi tersebut.

BACA JUGA: Gelar Semanis Tani 2024 Bentuk Komitmen Polije Terhadap Perkembangan Pertanian Indonesia

“Fitur pada Mobile dapat melaporkan secara realtime, visualisasi peta dilengkapi tanda titik bencana yang dapat digunakan secara interaktif dengan pengguna, history yang menampilkan record bencana. Pada Website juga terdapat beberapa fitur seperti informasi cuaca realtime, serta fitur CRUD (Create, Read, Update, Delete),” jelas Adinda.

Pemilihan Lokasi pada Taman Nasional Bromo Tengger Semeru didasari oleh rentannya kawasan tersebut terkena bencana seperti erupsi, kebakaran, tanah longsor, dan bencana alam lainnya.

“Pembuatan aplikasi ini berguna untuk membantu memantau kondisi lingkungan dan sebagai early warning system pada pengunjung serta warga sekitar untuk mengurangi resiko terkena bencana,” lanjutnya.

Cara kerja aplikasi ini dengan pengguna mengirimkan laporan bencana melalui aplikasi mobile. Lalu admin menerima laporan tersebut melalui website.

BACA JUGA: Masuk 10 Besar Peminat Terbanyak SNBT 2024, Ini 5 Prodi Terfavorit Polije

“Pada aplikasi ini pengguna dapat melaporkan bencana yang terjadi secara realtime dan diterima langsung oleh admin yang merupakan petugas seperti BPBD maupun BMKG,” ungkap Adinda.

Adinda dan kawan-kawannya berharap, aplikasi yang dibuatnya dapat digunakan secara jelas oleh masyarakat serta lembaga terkait untuk mengantisipasi dan meminimalisir dampak bencana.

BACA JUGA: Polije Masuk 10 Besar Pendaftar Terbanyak UTBK SNBT 2024

“Kami berharap mayarakat dapat menggunakan aplikasi ini dan dapat melaporkan jika terjadi bencana di sekitar Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru,” tuturnya.

Adinda juga mengungkapkan dengan metode pembelajaran dengan PBL dirinya dan kawan-kawannya dapat membuat aplikasi yang merupakan keahliannya dan berguna bagi masyarakat.

“Pada metode pembelajaran PBL ini kami diajarkan bagaimana cara mencari solusi terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat. Dengan sering terjadinya bencana di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, jadi kami membuatkan solusi yakni dengan aplikasi ini,” pungkasnya.

Editor : Halo Jember
#Polije #bencana alam #inovasi